PADANG — Komitmen PT Semen Padang dalam mendukung pembangunan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penguatan ekonomi produktif. Perusahaan juga memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur lingkungan, peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan kerja, serta fasilitas sosial melalui Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN).
Pada tahap awal pelaksanaan, PT Semen Padang mengalokasikan dana Rp1,29 miliar untuk mendukung 35 program pemberdayaan di 12 kelurahan dan kawasan Teluk Bayur. Seluruh program tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat melalui Forum Nagari dan Kelompok Pengelola Sumber Daya (KPS) Saiyo Sakato.
Di Kelurahan Baringin, salah satu program yang menjadi prioritas adalah pembangunan turap penahan tanah dengan alokasi Rp112,5 juta. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk mendukung penataan drainase irigasi sekaligus mengurangi risiko erosi yang dapat mengganggu lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Dukungan infrastruktur juga diberikan kepada Forum Nagari Tarantang dengan anggaran Rp112,5 juta. Programnya meliputi pembangunan bak penampungan, pemasangan pipa irigasi sawah, perbaikan sarana air bersih PAMSIMAS, serta renovasi kantor Forum Nagari untuk menunjang pelayanan dan aktivitas kelembagaan masyarakat.
Di Kelurahan Indarung, PT Semen Padang mengalokasikan Rp112,5 juta untuk pembangunan aula pertemuan warga dan pemberian beasiswa pendidikan bagi masyarakat di sepanjang jalur belt conveyor. Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas akses pendidikan sekaligus menyediakan fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Perhatian terhadap pendidikan juga terlihat melalui program KPS Saiyo Sakato di kawasan Teluk Bayur. Dengan dukungan Rp61,87 juta, kegiatan yang dijalankan mencakup perbaikan jalan dan riol permukiman serta pemberian paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Selain infrastruktur dan pendidikan, pengembangan keterampilan generasi muda juga menjadi bagian penting dari program BMN. Di Koto Lua, alokasi Rp87,52 juta digunakan untuk pelatihan satpam bagi pemuda produktif serta pengadaan perlengkapan drum band MTSS Limau Manis. Program serupa juga dilaksanakan di Lambung Bukit dan Limau Manis Selatan.
Forum Nagari Pampangan Nan XX memperoleh alokasi Rp94,5 juta untuk mendukung pelatihan satpam dan penyediaan sarana olahraga bola voli. Sementara itu, sejumlah wilayah lainnya juga mengembangkan fasilitas sosial, seperti perlengkapan kesenian randai di Limau Manis dan peralatan kongsi kematian di Padang Besi.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan bahwa Program BMN dirancang untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menentukan kebutuhan dan mengelola pembangunan di lingkungannya sendiri. Menurutnya, keterlibatan warga sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan menjadi kunci agar manfaat program dapat berlangsung dalam jangka panjang.
“Keberhasilan pemberdayaan tidak diukur dari seberapa besar dana yang disalurkan, melainkan dari sejauh mana masyarakat mampu mengelola, menjaga keberlanjutan, dan merasakan manfaatnya secara mandiri. Forum Nagari menjadi wadah agar warga sendiri yang menentukan potensi dan solusi atas kebutuhan mereka,” ungkap Win.
Melalui 35 program dengan dukungan dana tahap awal Rp1,29 miliar, PT Semen Padang berharap pembangunan infrastruktur, peningkatan pendidikan, pelatihan keterampilan, dan penguatan ekonomi dapat berjalan beriringan. Perusahaan optimistis pendekatan partisipatif melalui Forum Nagari akan memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus mendorong pembangunan wilayah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)













