PADANG — PT Semen Padang bersama PLN Group menyiapkan program bundling SEPABLOCK untuk memberikan kemudahan bagi pengembang perumahan di Sumatera Barat. Program yang direncanakan mulai berlaku pada awal 2027 ini mengintegrasikan paket material konstruksi dengan fasilitas prioritas tambah daya listrik gratis dari 900 VA menjadi 1.300 VA bagi pengembang yang memenuhi persyaratan.
Rencana program tersebut diperkenalkan dalam Forum Diskusi Sinergi PLN Group Bersama Stakeholder di Pangeran Beach Hotel Padang, Rabu (28/10/2026). Pertemuan ini menjadi wadah bagi PT Semen Padang, PLN Group, pemerintah daerah, dan pengembang perumahan untuk membahas peluang kerja sama dalam mendukung pembangunan hunian.
Kepala Departemen Bisnis Non Semen dan Produk Turunan PT Semen Padang, Ridwan Muchtar, mengatakan kebutuhan pembangunan perumahan tidak hanya berkaitan dengan material bangunan. Pengembang juga memerlukan kepastian pasokan, efisiensi pengadaan, serta dukungan infrastruktur kelistrikan agar pembangunan dan penyiapan hunian dapat berjalan lebih terencana.
Melalui program bundling tersebut, PT Semen Padang menyiapkan SEPABLOCK, semen, dan material pendukung lainnya melalui perusahaan serta anak usaha. Paket ini diharapkan memberikan pilihan pengadaan material yang lebih kompetitif sekaligus mempermudah pengembang yang ingin menggunakan SEPABLOCK dalam pembangunan rumah.
Fasilitas tambah daya listrik gratis menjadi salah satu nilai tambah yang direncanakan dalam kolaborasi tersebut. Pengembang yang memenuhi ketentuan dapat mengajukan prioritas peningkatan daya dari 900 VA menjadi 1.300 VA melalui PLN. Pelaksanaannya tetap mengikuti mekanisme dan persyaratan program yang disepakati kedua pihak.
Ridwan menjelaskan, mekanisme yang disiapkan mencakup pemesanan paket material untuk minimal 10 unit rumah. Setelah itu, dilakukan verifikasi pembelian dan data unit rumah, pembangunan menggunakan SEPABLOCK, serta pengajuan tambah daya listrik kepada PLN sesuai ketentuan yang berlaku dalam program.
SEPABLOCK merupakan produk material konstruksi yang dikembangkan PT Semen Padang sebagai bagian dari diversifikasi bisnis nonsemen. Produk ini telah memiliki sertifikat SNI 9384:2025 yang masih berlaku, TKDN sebesar 97,09 persen, serta dinyatakan lulus uji kliring teknologi PUPR berdasarkan materi yang disampaikan dalam forum.
Dari sisi produktivitas, pembangunan rumah tipe 36 menggunakan SEPABLOCK diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 21–30 hari, bergantung pada kondisi proyek dan tahapan pekerjaan. Fasilitas produksi di Padang diproyeksikan mendukung pembangunan hingga 200 unit rumah per bulan, sementara produk tersebut telah digunakan oleh 11 pengembang dan empat kontraktor di Sumatera Barat.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan bahwa integrasi material konstruksi dengan layanan kelistrikan diharapkan memberikan nilai tambah bagi pengembang. Ia menegaskan, perusahaan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar produk turunan PT Semen Padang dapat dimanfaatkan lebih luas.
Program bundling SEPABLOCK dan PLN Group direncanakan mulai berjalan pada awal 2027 setelah finalisasi kerja sama. PT Semen Padang berharap program ini dapat membantu pengembang mengelola kebutuhan material dan kelistrikan secara lebih efisien sekaligus memperluas penggunaan produk konstruksi lokal di Sumatera Barat. (*)













