PAYAKUMBUH – Rencana eks Balaikota Bukik Sibaluik yang akan dijadikan sebagai tempat isolasi, menindaklanjuti rapat percepatan penanganan Covid-19 beberapa waktu lalu, Pemko Payakumbuh melakukan langkah cepat. Gedung eks balaikota itu akan disulap menjadi tempat isolasi bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif, namun tanpa gejala (OTG). Untuk itu, Sekdako memimpin langsung peninjauan gedung itu untuk melakukan cek.
Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida ananda kepada wartawan, Rabu (25/8) mengatakan, ini adalah salah satu langkah cepat yang dilakukan Pemko Payakumbuh menjadikan eks Balaikota Bukik Sibaluik, digunakan untuk isolasi bagi masyarakat Payakumbuh yang terkonfirmasi positif Covid 19 namun tanpa gejala.
“Jadi kita telah melihat kondisi kantor ini setelah dimana sebelumnya OPD yang berkantor di Bukik Sibaluik pindah ke Padang Kaduduak dan kita melihat kantor ini dapat dimaksimalkan untuk menjadi tempat isolasi bagi masyarakat. Maka dari itu, kami bersama kepala OPD terkait meninjau sejauh mana gedung ini bisa dipersiapkan untuk tempat isolasi dan mencukupi sarana serta prasarana untuk kelancaran isolasi dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh A.Arifianto, secara terpisah, mengatakan, persiapan untuk isolasi bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif namun tanpa gejala diarahkan untuk menempati eks kantor balaikota Bukik Sibaluik. Dengan inim telah dilakukan monitoring dan anggaran biaya untuk operasional tempat karantina. Sehingga apa yang dibutuhkan untuk karantina, bisa tercukupi sesuai dengan standar yang ada.
“Kita berharap, nanti pasien Covid-19 yang tidak bergejala bisa ditempatkan di karantina kita ini. Kita menyediakan tempat isolasi ini senyaman mungkin, untuk masyarakat dengan daya tampung diperkirakan bisa 75 sampai 100 orang. Sebelumnya, gedung ini akan di rehab dan dilaksanakan pembinaan gedung. Mungkin sekitar bulan Oktober, kita sudah bisa operasionalkan gedung ini untuk isolasi. Untuk sementara, karantina masih kita lakukan di SKB,” ucapnya. (arief)












