Bawa Alek Nagari Mendunia, IHR Merdeka Cup 2026 di Payakumbuh Disiarkan Hingga Mancanegara

PAYAKUMBUH — Gelanggang Kubu Gadang di Payakumbuh menjadi saksi sejarah baru olahraga berkuda tanah air. Promotor profesional SARGA.CO sukses menggelar Indonesia’s Horse Racing (IHR) Merdeka Cup 2026 pada Minggu (23/8/2026), memadukan gelora tradisi Minangkabau dengan standar pertunjukan olahraga (sportainment) berskala internasional.
​Langkah ini makin menegaskan kelas Payakumbuh, mengingat ajang ini menjadi satu-satunya dari enam seri kompetisi SARGA.CO tahun 2026 yang digelar di luar Pulau Jawa. Tak hanya menyedot antusiasme lokal, ajang bertema kemerdekaan ini disiarkan secara langsung ke mancanegara dalam bahasa Inggris berkat kerja sama eksklusif bersama NEP Middle East and Asia.
​Persaingan sengit tersaji di lintasan saat 78 kuda tangguh dari sembilan daerah—termasuk Sumatra Barat, Aceh, DKI Jakarta, hingga Jawa Barat—bertarung dalam 15 kelas perlombaan untuk memperebutkan total hadiah fantastis senilai Rp450 juta.
​VP Marketing & Operation SARGA.CO, Kevin Jonathan, menjelaskan bahwa gelaran kedua mereka di Payakumbuh ini dikemas dengan pengalaman penonton yang jauh berbeda.
​”Nuansa merah putih sengaja kami hadirkan di momen kemerdekaan. Kami juga menghadirkan kelas penonton eksklusif yang memberi pengalaman melihat langsung persiapan joki serta berada sangat dekat dengan garis start dan finish,” ungkap Kevin.
​
Melalui siaran internasional berbahasa Inggris, SARGA.CO berharap tradisi pacu kuda Indonesia dapat dikenal lebih luas oleh pencinta olahraga global.
​Ketua Pordasi Sumatra Barat, Deri Asta, menyebut pacuan kuda telah mendarah daging bagi masyarakat Minang bahkan sebelum Indonesia merdeka. Dari delapan lapangan pacu yang ada di Sumatra Barat, enam di antaranya merupakan warisan sejarah.
​Bagi warga lokal, balapan kuda bukan sekadar olahraga, melainkan tradisi pesta rakyat yang dikenal sebagai Alek Nagari. Kolaborasi bersama SARGA.CO dinilai berhasil melompati batas tradisional tanpa menghilangkan nilai historisnya.
​”Tradisi ini kami gabungkan secara profesional dengan SARGA hingga kini sudah naik kelas. Harapannya, ada pergeseran dari pacu tradisional menuju level global yang ikut memantik minat generasi muda,” kata Deri.
​Direktur Komersial SARGA.CO, Diana Airin, menambahkan bahwa komitmen ini dihadirkan untuk memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi ekosistem berkuda, pemilik stable, hingga masyarakat Sumatra Barat secara luas. Melalui perpaduan teknologi tayangan ciamik dan pengelolaan ajang yang tertib, Alek Nagari kini resmi melangkah mantap menuju panggung dunia. (Gindo)