Minang Diaspora Network Global Berkunjung ke Tanah Datar

Delegasi Minang Diaspora Network Global di Tanah Datar. (ist)
Delegasi Minang Diaspora Network Global di Tanah Datar. (ist)

BATUSANGKAR – Delegasi Minang Diaspora Network Global dari Negara Malaysia berada di Tanah Datar.

Rombongannya diikuti Presiden Minang Diaspora Network-Global Prof. Fasli Jalal dan Ketua Delegasi Minang Diaspora Network Global Prof. Madya DR. Norailis AB Wahab diterima Wabup Ahmad Fadly kemarin malam di gedung Indo Jolito.

Sebelumnya dijamu makan malam selepas mengunjungi berbagai lokasi wisata dan budaya yang mengandung sejarah Minangkabau, Masjid Islah dan kuburan panjang di Nagari Pariangan, Batu Batikam, Batu Basurek dan Istano Basa Pagaruyung serta UIN MY Batusangkar.

Presiden Minang Diaspora Network-Global Prof. Fasli Jalal menyatakan terima kasih atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kepada rombongan dari Minang Diaspora dari Malaysia.

“Di kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wabup bersama jajaran yang telah mendampingi dan memfasilitasi rombongan kami, Insya Allah besok masih akan kita lanjutkan ke Puncak Pato, rumah Sulaman dan beberapa objek lainnya,” katanya.

Dikatakan Fasli, banyak potensi atau generasi dan keturuan Minang yang berada di Negara Malaysia dan masih memiliki rasa yang cukup kental terhadap asal usul yakni Minang.

“Ada sekitar 600 ribu generasi keturunan Minang yang menjadi warga Malaysia saat ini, seperti yang berkunjung hari ini merupakan para akademisi yang merupakan keturunan Minang, potensi ini yang coba kita maksimalkan. Semoga kegiatan ini memberikan dampak ke depan, dan semakin banyak ketururunan Minang yang kembali berkunjung ke kampung halaman,” ujarnya.

Ditambahkan Jalal, kunjungan Minang Diaspora Network Global bukan hanya sebagai kunjungi wisata dan silaturahim saja, namun juga bisa menjalin kerjasama di bidang lainnya seperti pendidikan.

Sementara, Ketua Delegasi Minang Diaspora Network Global Norailis AB Wahab mengatakan sudah mengunjungi beberapa destinasi wisata dan budaya bersejarah di Tanah Datar.

Dikatakan Norailis AB Wahab, ada sebuah film yang diproduksi tahun 1920-an tentang seorang Raja Malewar yang merupakan pangeran utusan dari Kerajaan Pagaruyung untuk menyatukan wilayah-wilayah Minangkabau di Tanah Melayu.

“Insya Allah, film yang menjadi bukti sejarah keterikatan Minangkabau dengan Malaysia kita restorasi sehingga layak di tonton kembali dan akan kita tayangkan di sini nanti,” tukasnya.

Wabup Ahmad Fadly menyampaikan terima kasih dan rasa bahagia telah berkunjung ke Kabupaten Tanah Datar.

Dikatakan Wabup lagi, tentunya Pemerintah Daerah akan menyambut baik dan memfasilitasi kerjasama antara kedua daerah ke depannya, baik bidang wisata, budaya, pendidikan dan bidang lainnya.

Turut hadir Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Asisten Administrasi Umum Sri Mulyani, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Alfi Hidayati serta Sekdis Dikbud Mulkhairi. (ydi)