DPRD Sawahlunto Tinjau Proyek Fisik, Soroti Kualitas dan Pelayanan RSUD

Anggota DPRD Sawahlunto didampingi PLT Direktur RSUD Afri Darman saat meninjau langsung proyek fisik RSUD Sawahlunto, Selasa (3/11).subandi

SAWAHLUNTO – DPRD Kota Sawahlunto melakukan peninjauan terhadap sejumlah proyek fisik, Selasa (3/11). Kunjungan dipimpin Wakil Ketua DPRDElfia Rita Dewi bersama anggota dari tiga komisi.

Rombongan terdiri dari Ketua Komisi I Ronny Eka Putra bersama Roland Kardinal dan Benny Ricardo Tizal. Dari Komisi II hadir Rio Mardanil dan Idrayeni. Sementara Komisi III diwakili Siadi, A. Sarjanus Kahar, dan Masril.

Lokasi pertama yang ditinjau adalah RSUD Sawahlunto. Rumah sakit tersebut tengah mengerjakan proyek yang bersumber dari dana Kementerian Kesehatan RI melalui APBN senilai lebih dari Rp3 miliar, serta rehabilitasi ruang rawat senilai Rp1,3 miliar dari APBD 2026.

Dalam peninjauan, progres pekerjaan proyek utama dilaporkan telah mencapai 82 persen. Sementara rehabilitasi ruang rawat baru mencapai 20 persen.

Ketua Komisi III, Siadi, meminta kontraktor pelaksana mengutamakan kualitas pekerjaan. Dengan waktu pelaksanaan yang tersisa sekitar dua bulan, ia mengingatkan agar proyek dapat diselesaikan sesuai jadwal tanpa mengabaikan mutu.

“Utamakan kualitas pekerjaan, bukan kuantitas. Waktu yang tersisa tinggal lebih kurang dua bulan lagi. Jangan sampai waktu yang telah ditentukan, pekerjaan belum selesai,” tegasnya.

Dalam pertemuan dengan Plt Direktur RSUD Sawahlunto, Afri Darman, di ruang rapat, anggota Komisi III Masril, juga menyoroti pelayanan rumah sakit. Ia meminta manajemen meningkatkan kualitas pelayanan menyusul adanya laporan masyarakat terkait pelayanan yang dinilai kurang baik.

“Kalau ini terus berlanjut, masyarakat tidak mau berobat ke RSUD Sawahlunto. Kalau itu terjadi, kita yang rugi,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Elfia Rita Dewi juga menegaskan pentingnya peningkatan pelayanan yang didukung sumber daya manusia (SDM) andal. Menurutnya, fasilitas dan peralatan canggih tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak diimbangi SDM yang berkualitas.

Ketua Komisi II Rio Mardanil dan Ketua Komisi I Ronny Eka Putra turut meminta pemerintah memperhatikan tenaga medis dan karyawan RSUD. Mereka menilai pegawai yang menunjukkan kinerja baik layak mendapat penghargaan, mengingat RSUD Sawahlunto juga menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Plt Direktur RSUD Sawahlunto, Afri Darman, menyatakan optimistis rehabilitasi bangunan, kelengkapan peralatan, serta peningkatan SDM dapat mendorong perbaikan kinerja rumah sakit ke depan.

Usai meninjau RSUD, rombongan DPRD melanjutkan kunjungan ke Pasar Baru, Pasar Gonjong, Balaikota, dan berakhir di Pasar Sapan.

Secara umum, pekerjaan di sejumlah lokasi tersebut dinilai berjalan baik. Namun, Ketua Komisi III Siadi mengingatkan agar perencanaan proyek ke depan dilakukan lebih matang sehingga hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. (Sbd)