SAWAHLUNTO – Kepala Desa Salak Jefri bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Muda Mandiri melaksanakan kunjungan ke lokasi program ketahanan pangan Desa Salak, salah satunya melalui kegiatan pertanian budidaya cabai keriting, Senin (19/10).
Menurut Jefri, kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Desa Salak terhadap pengembangan sektor pertanian sebagai salah satu upaya meningkatkan ketahanan pangan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau kondisi tanaman cabai keriting yang dibudidayakan. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan pertanian, mengevaluasi pelaksanaan program, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperhatikan guna meningkatkan hasil produksi.
Program budidaya cabai keriting ini merupakan salah satu langkah strategis Desa Salak dalam memanfaatkan potensi pertanian yang ada. Selain mendukung ketersediaan bahan pangan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi dan membuka peluang usaha yang berkelanjutan bagi desa.
Melalui peran BUMDes Karya Muda Mandiri, program ketahanan pangan diharapkan dapat dikelola secara produktif, profesional, dan berkesinambungan sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Desa Salak berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi lokal melalui berbagai program pemberdayaan dan penguatan ekonomi desa. Sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya program pertanian cabai keriting ini, diharapkan Desa Salak semakin mandiri dalam mengembangkan potensi pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan mewujudkan perekonomian desa yang lebih maju dan berkelanjutan. (sbd)












