BATUSANGKAR – Walikota Bengkulu Helmi Hasan menyatakan tertarik dengan program tahfidz dilaksanakan Pemkab Tanah Datar, dan akan dilaksanakan disana dari awal.
Hal ini disampaikan Walikota Helmi Hasan saat bertemu Bupati Eka Putra di gedung Indojalito kemarin malam.
“Program rumah tahfidz merupakan mutiara-mutiara inovasi yang dilaksanakan Pemkab Tanah Datar selama bertahun-tahun yang mesti diterapkan di Kota Bengkulu sebagai daerah dengan visi bahagia dan religius,” kata Helmi Hasan saat itu didampingi sejumlah pejabat.
Dikatakan, selama berkeliling ke nusantara tentu telah banyak melihat program inovasinya, namun program tahfidz di Tanah Datar yang patut ditiru dan dikembangkan.
Untuk ini, Walikota langsung memerintahkan Sekdako untuk menduplikasi program tahfidz Tanah Datar.
“Kita ingin warga Bengkulu Bahagia dan Religius memang banyak program dilakukan untuk itu, tapi belum ada program tahfiz. Ini yang akan contoh dari Pemkab Tanah Datar,” tandasnya.
Saat itu, Bupati Eka Putra dan Walikota Helmi Hasan sepakat menjalin kerjasama pembangunan antar kedua daerah dituangkan dalam penandatangan kesepakatan bersama.
“Kami menyambut baik kerjasama ini, Tanah Datar memiliki kedekatan emosional dengan Bengkulu. Perantau kami cukup banyak di Bengkulu, selain itu Wabup kami lahir dan mengenyam pendidikan awal di kota Raflesia,” ungkap Bupati.
Kedua daerah sampai bupati, juga punya kemiripan visi, Bengkulu dengan Kota Bahagia dan Religius sementara Tanah Datar dengan visi madani berlandaskan Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah. (ydi)












