Benteng Van der Capellen Segera Direvitalisasi Menjadi Museum Perjuangan

Dirjen Feri Arlius Dt. Sipado bersama Bupati Eka Putra di Benteng Van der Cappelen. (Ist)

BATUSANGKAR – Program revitalisasi Benteng Van der Capellen di Batusangkar menjadi museum perjuangan bakal mulai dilakukan.

Direktur Sarana dan Prasarana Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Feri Arlius Dt. Sipado, bersama Bupati Eka Putra, kemarin berkunjung ke kawasan Benteng Van der Capellen.

Benteng yang berstatus cagar budaya nasional ditargetkan untuk menjaga kelestarian sejarah sekaligus mengenalkan perjalanan masa lalu daerah kepada generasi mendatang.

Eka Putra mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari persiapan revitalisasi benteng yang berstatus cagar budaya nasional agar dapat dikembangkan menjadi museum dengan konsep museum perjuangan.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kunjungan dari Direktur Kementerian Kebudayaan yang diutus langsung oleh Bapak Menteri. Kunjungan ini dalam rangka mempersiapkan Benteng Van der Capellen menjadi museum. Konsep yang kami rancang adalah museum perjuangan, mengingat benteng ini sudah berdiri dan dibangun dari 1822 hingga 1826,” ujarnya.

Baca Juga  Tuanku dan Ustazah Baru Sudah Dibaiat Pesantren Darul Ulum Padang Magek

Menurutnya, pengembangan Benteng Van der Capellen tidak hanya berorientasi pada pelestarian bangunan bersejarah, tetapi juga menjadi upaya menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap perjalanan sejarah Tanah Datar.

Ia berharap keberadaan museum tersebut nantinya dapat menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda agar lebih mengenal dan memahami sejarah daerahnya.

“Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana sejarah ini tidak pernah dilupakan, sehingga generasi mendatang mengetahui seperti apa Tanah Datar pada masa dahulunya,” katanya.

Selain museum, kawasan Benteng Van der Capellen juga direncanakan menjadi ruang edukasi dan kegiatan kebudayaan bagi anak-anak sekolah. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung secara rutin, setiap bulan atau dua kali dalam sebulan.

Baca Juga  Fakultas Syariah IAIN Batusangkar Adakan Seminar, Narasumber dari Lima Negara

Untuk mendukung kegiatan itu, Kementerian Kebudayaan juga merencanakan pembangunan panggung pertunjukan di samping benteng. Fasilitas tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelaksanaan berbagai kegiatan seni dan kebudayaan.

Di sisi lain, kawasan benteng juga akan dikembangkan dengan menghadirkan pusat kuliner tradisional. Pemkab berencana menata kawasan pasar kuliner yang telah ada agar lebih rapi sekaligus mendukung pelestarian kuliner tradisional yang menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah.

Melalui rencana revitalisasi tersebut, Benteng Van der Capellen diharapkan tidak hanya menjadi bangunan bersejarah yang terpelihara, tetapi juga berkembang sebagai pusat edukasi, aktivitas kebudayaan. (ydi)