SOLOK – Wali Kota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra bersama Wakil Wali Kota Solok Suryadi Nurdal mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Makam Pahlawan (TMP) Mutiara Bangsa Kota Solok, Minggu (16/8/2026) dini hari.
Dalam suasana hening dan penuh khidmat, seluruh peserta apel menundukkan kepala untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Apel Kehormatan dan Renungan Suci dipimpin Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, S.I.K., M.Si., selaku inspektur apel. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Solok Fauzi Rusli, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Solok, anggota DPRD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Solok, personel Polres Solok Kota dan Kodim 0309/Solok, serta Pramuka Kota Solok.
Di tengah keheningan malam, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan, keberanian, dan pengorbanan para pendahulu bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan. Kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang yang menuntut pengorbanan besar dari para pahlawan.
TMP Mutiara Bangsa Kota Solok menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi 170 pahlawan, terdiri atas 117 pahlawan Angkatan Darat, 45 Pejuang Rakyat, dan delapan pahlawan tak dikenal.
Keberadaan para pahlawan di taman makam tersebut bukan sekadar catatan sejarah. Setiap makam menjadi pengingat akan perjuangan dan pengorbanan yang telah mengantarkan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan sekaligus mempertahankannya dari berbagai ancaman.
Bagi Pemerintah Kota Solok, Apel Kehormatan dan Renungan Suci juga menjadi kesempatan untuk meneguhkan kembali penghormatan terhadap jasa para pahlawan serta merefleksikan tanggung jawab generasi saat ini dalam mengisi kemerdekaan.
Jika dahulu para pahlawan berjuang dengan senjata dan mempertaruhkan nyawa demi kemerdekaan, kini perjuangan tersebut dilanjutkan melalui pengabdian, pembangunan, dan kerja nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui upacara dan peringatan tahunan. Nilai-nilai perjuangan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, antara lain melalui kepedulian terhadap sesama, menjaga persatuan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta berkontribusi dalam pembangunan Kota Solok agar semakin maju dan sejahtera.
Keheningan malam di TMP Mutiara Bangsa menjadi pengingat bahwa meskipun perjuangan para pahlawan telah berakhir, semangat pengorbanan dan pengabdian mereka harus terus hidup dalam diri setiap generasi penerus bangsa.
Melalui peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota Solok mengajak seluruh masyarakat menjadikan penghormatan kepada para pahlawan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sumber inspirasi untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa, negara, dan Kota Solok.(y)













