SOLOK – Pemerintah Kota Solok meningkatkan alokasi hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solok dari Rp725 juta menjadi Rp4,925 miliar setelah perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Tambahan anggaran tersebut difokuskan untuk memperkuat persiapan kontingen Kota Solok menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 sekaligus mendukung kesiapan sebagai tuan rumah lima cabang olahraga.
Komitmen dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Perubahan Nomor B/000.4.3.2/296/NPHD/X-2026 antara Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan KONI Kota Solok, Jumat (2/10/2026).
Penandatanganan berlangsung di ruang kerja Kepala Dispora Kota Solok, GOR Alimin Sinapa, Tanjung Paku, oleh Kepala Dispora Kota Solok Fidlywendi Alfi dan Ketua KONI Kota Solok Rudi Horizon. Kegiatan tersebut disaksikan Sekretaris Daerah Kota Solok Desmon, Asisten I Zilkarnaini, Tim Verifikasi Hibah Dispora, serta jajaran pengurus KONI Kota Solok.
Dari total hibah Rp4,925 miliar, sebesar Rp725 juta dialokasikan untuk kebutuhan sekretariat dan pembinaan cabang olahraga KONI. Selain itu, terdapat anggaran Rp200 juta yang bersumber dari pokok pikiran Anggota DPRD Kota Solok Efriyon Coneng untuk mendukung kegiatan olahraga taekwondo.
Sementara itu, alokasi terbesar, yakni Rp4 miliar, diperuntukkan bagi keikutsertaan kontingen Kota Solok pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Dukungan anggaran ini menjadi semakin strategis karena Kota Solok tidak hanya berpartisipasi sebagai peserta, tetapi juga dipercaya menjadi tuan rumah lima cabang olahraga, yaitu taekwondo, hapkido, angkat besi, angkat berat, dan paralayang.
Sekretaris Daerah Kota Solok, Desmon, mengatakan hibah tersebut merupakan bagian penting dari persiapan daerah menghadapi Porprov XVI, terutama dalam memenuhi tanggung jawab sebagai tuan rumah.
“Dana hibah ini dianggarkan untuk menunjang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026, di mana Kota Solok menjadi tuan rumah lima cabang olahraga, yakni taekwondo, hapkido, angkat besi, angkat berat, dan paralayang,” ungkap Desmon.
Menurutnya, status sebagai tuan rumah membawa tanggung jawab lebih besar bagi Pemerintah Kota Solok bersama KONI. Selain mempersiapkan atlet agar mampu meraih prestasi, kesiapan penyelenggaraan pertandingan pada lima cabang olahraga tersebut juga harus menjadi perhatian agar seluruh kegiatan berlangsung dengan baik.
Di sisi lain, Kepala Dispora Kota Solok, Fidlywendi Alfi, mengingatkan KONI agar mengelola dana hibah sesuai ketentuan dan tahapan yang telah disepakati dalam NPHD.
“Dana hibah ini diharapkan dapat digunakan secara optimal sesuai dengan tahapan yang disepakati, agar seluruh kegiatan yang telah dianggarkan oleh KONI dapat terlaksana dengan baik dan proses pencairannya berjalan lancar,” ujar Fidlywendi.
Ia menegaskan, peningkatan dukungan anggaran harus diiringi dengan tertib administrasi, transparansi, dan pertanggungjawaban dalam setiap tahapan penggunaan dana.
Dengan dukungan hibah tersebut, KONI Kota Solok diharapkan semakin optimal mempersiapkan kontingen, memperkuat pembinaan cabang olahraga, serta memenuhi kebutuhan keikutsertaan dalam Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Pada saat yang sama, Pemerintah Kota Solok juga mendorong kesiapan penyelenggaraan lima cabang olahraga yang dipercayakan kepada daerah tersebut. Penandatanganan NPHD Perubahan menjadi wujud komitmen pemerintah dalam mendukung prestasi atlet sekaligus menyukseskan penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi.
Porprov XVI Sumatera Barat 2026 pun menjadi momentum bagi Kota Solok untuk mengejar dua target sekaligus, yakni sukses sebagai tuan rumah dan sukses meraih prestasi. (Y)












