UNP  

Panggung Rakyat Dies Natalis ke-72 UNP, Fakultas dan Sekolah Pembangunan Tampilkan Kreativitas

 

PADANG – Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Panggung Rakyat sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-72, Senin (19/10/2026) siang. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari tujuh fakultas dan siswa Sekolah Pembangunan UNP untuk menampilkan kreativitas melalui beragam pertunjukan seni.

Panggung Rakyat dibuka secara resmi oleh Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D. Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai penampilan, mulai dari pembacaan puisi, seni tradisional, cerita rakyat, hingga beragam bentuk ekspresi seni lainnya yang mencerminkan kreativitas dan keberagaman budaya.

Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar di luar ruang kelas bagi mahasiswa dan siswa. Melalui pertunjukan seni, peserta didorong untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan berekspresi.

Baca Juga  Perkuat Kerja Sama Internasional, Dubes Jerman dan Goethe-Institut Sambangi UNP

Rektor UNP, Krismadinata, mengatakan kompetisi seperti Panggung Rakyat merupakan bagian dari proses pembelajaran. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri.

“Dengan kegiatan ini, UNP senantiasa memfasilitasi kreativitas dan inovasi. Selamat kepada seluruh peserta yang terlibat. Tunjukkan inovasi dan kreativitas kalian,” ujarnya.

Penanggung jawab kegiatan, Dr. Nofrion, M.Pd., menyampaikan bahwa seluruh penampilan kontingen dinilai oleh empat orang juri. Panitia juga menyiapkan penghargaan bagi peserta yang berhasil meraih hasil terbaik.

“Panitia menyiapkan penghargaan untuk juara I, II, dan III serta juara harapan I, II, dan III. Khusus tahun ini, kompetisi Panggung Rakyat juga menghadirkan piala bergilir sebagai bentuk apresiasi terhadap kontingen yang meraih hasil terbaik,” terangnya.

Baca Juga  Prof. Ganefri Buka Rakernas AFI 2026 di UNP

Panggung Rakyat tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa dan siswa untuk mengekspresikan diri, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenal, melestarikan, dan menampilkan seni serta budaya melalui pertunjukan kreatif.

Penyelenggaraan kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui dukungan terhadap proses pembelajaran yang kreatif, pengembangan potensi peserta didik, serta pemberian pengalaman belajar di luar kelas. (Yen)