OMI Tingkat Kota Sawahlunto Diikuti 96 Peserta

SAWAHLUNTO, TOPSatu.com — Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kota Sawahlunto resmi dibuka Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, Senin (7/9).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga Rabu tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni MAN Kota Sawahlunto dan MTsN 2 Sawahlunto. Sebanyak 96 peserta ambil bagian, terdiri atas 30 peserta tingkat MI, 30 peserta tingkat MTs, dan 36 peserta tingkat MA.

Ketua Panitia OMI tingkat Kota Sawahlunto, Syafruddin, M.Pd., mengatakan seluruh peserta mengikuti rangkaian ujian sesuai jenjang masing-masing di dua lokasi yang telah ditentukan.

Dalam sambutannya, Kakankemenag Zulkifli berpesan kepada peserta agar mengikuti olimpiade dengan tenang dan percaya diri. Ia meminta peserta membaca soal dengan teliti serta mengatur waktu selama mengerjakan.

“Harus tenang, baca soal dengan baik, pastikan baru diisi. Pertimbangkan waktu dengan soal yang tersedia,” pesannya.

Zulkifli juga mendorong peserta untuk optimistis dan yakin terhadap kemampuan masing-masing. Menurutnya, peserta yang mengikuti OMI merupakan siswa terbaik yang telah dipilih untuk mewakili madrasah.

“Ananda semua sudah merupakan yang terbaik dari yang baik. Utusan sekolah ini nantinya akan menjadi utusan kota, kemudian menjadi utusan provinsi. Tentu kita optimis, mudah-mudahan bisa sampai ke tingkat nasional,” harapnya.

Selain kesiapan mental, Zulkifli mengingatkan peserta menjaga kondisi kesehatan selama mengikuti ujian. Peserta diminta mengonsumsi makanan bergizi, makan sebelum ujian, serta mencukupi kebutuhan air agar tetap prima.

Ia juga memotivasi peserta dengan menyampaikan makna hadis qudsi bahwa Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Karena itu, sikap optimistis dan percaya diri perlu dibangun dalam menghadapi setiap tantangan.

“Kalau kita memiliki sikap optimis dan percaya diri, insyaallah Allah akan mudahkan dan Allah akan tolong,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Zulkifli menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mempersiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan OMI, termasuk lokasi dan tenaga pendukung kegiatan. (sbd)