DHARMASRAYA – Mobil BA 1 V yang membawa Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan mendarat mulus di pinggir Jalan Lintas Sumatera, Jorong Koto Panjang, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya.
Tak jauh dari pinggir Jalan Lintas Sumatera itu, Laki- laki lanjut usia bernama Rusli (78) duduk termenung di depan gubuk berukuran mini, 1,5 X 2 meter, kaki kirinya ditekuk, satunya lagi dibiarkan terbujur, dibalut sepatu bot lusuh tak terurus. Tatapan matanya sayu menyambut kedatangan rombongan Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan. Ada rasa senang tersirat disana.
Pipinya cekung, gigi pun sudah tak utuh. Tubuhnya kurus, lekukan urat serta kerangka lemah itu tampak jelas dibalik kulit yang sudah tak kencang lagi. Kancing baju warna orange yang membalut tubuh rentanya dibiarkan lepas begitu saja. Tulang dada tersembul dibalik baju lusuhnya. Rasa iba menyeruak ketika melihat kondisi kakek bernama Rusli ini
Bagunan tempat Rusli bernaung jauh dari kesan layak huni, apalagi mewah. Dindingnya terbuat dari papan, lapuk dimakan usia, berlantaikan tanah. Ruangannya kumuh berantakan. Tingginya pun tak sampai dua meter, jika hujan tiba atapnya tiris. Tak ada perabot, apalagi televisi. Yang ada hanya tumpukan barang- barang bekas, tumpukan kain lusuh tak beraturan. Dikelilingi pula rumput liar dan pohon karet yang menjulang tinggi ke langit. Benar- benar memprihatinkan kehidupan pak tua renta ini.
Disamping gubuk kumuh itu, sedang berjalan proses pembangunan rumah layak huni berukuran sedang. Rumah itu adalah untuk Ramli. Dikerjakan oleh Tim Taruna Siaga Bencana (tagana). Bupati Sutan Riska meninjau langsung peses pembangunan rumah tersebut pada hari Senin (22/5/2023).
Juru foto sibuk mengabadikan momen tersebut. Hilir mudik mencari posisi yang pas agar hasil foto bagus memuaskan. Hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial P3APPKB Dharmasraya, Martin Efendi, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfo, Misbah Hulkhair, dan sejumlah pejabat lainnya.
“Itu pak bupati ya ??,” tanya Ramli kepada ku.
“Iya, itu Bupati Sutan Riska Tuanku kerajaan, bupati kita, bupati Dharmasraya,” ucap ku meyakinkan Pak Ramli.
Raut wajah senang, bercampur bahagia terpancar jelas dari lansia ini sesaat ketika mendengar jawaban ku.
“Saya senang, bupati singgah digubuk reot saya ini dan memberikan rumah baru untuk saya. Semoga beliau sehat selalu, dan dalam lindungan Allah, Aaminn,” ucap Ramli mendoakan.
Usai melihat proses pembangunan rumah baru untuk Ramli. Bupati menghampiri kekek tersebut.
“Apa kabar pak,” sapa bupati.
“Alhamdulillah, sehat pak bupati,” jawab Ramli.
“Bapak punya anak,” sambung bupati pilihan rakyat itu.
“Ada pak bupati. Semua sudah berkeluarga,” jawab Ramli lagi.
“Ini kami dirikan rumah baru untuk bapak. Nanti setelah selesai dibangun, bapak tinggal di rumah baru ini,” terang bupati sembari melirik rumah tersebut.
“Terimakasih banyak pak bupati. Semoga pak bupati selalu dalam lindungan Allah,” kata Ramli kembali medoakan bupati.
Usai bercakap- cakap, bupati kembali melanjutkan perjalanan guna meninjau sejumlah titik kegiatan dalam rangka memperingati acara puncak Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 27 dan Hari Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke 19 yang bakal dilaksanakan tanggal 29 Mei 2023 ini.
Kabupaten Dharmasraya dipercaya menjadi tuan rumah pelaksana kegiatan hari bersejarah itu. Suatu kebanggan bagi warga Dharmasraya.
“Sebagai warga Dharmasraya kita patut berbangga atas kepercayaan pemerintah pusat kepada kita sebagai tuan rumah puncak acara Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 27 dan Hari Taruna Siaga Bencana ke 19, pada tanggal 29 Mei. Banyak manfaat yang diterima warga lansia atas kegiatan tersebut, salah satunya rumah untuk Pak Ramli dan seabrek kegiatan manfaat lainnya,” terangnya.
Bupati mengajak semua pihak untuk berpartisipasi mempromosikan kegiatan tersebut agar terlaksana sukses dan meninggalkan kesan yang baik bagi ribuan orang yang akan mengunjungi Dharmasraya nantinya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3APPKB Dharmasraya, Martin Efendi, mengatakan, pembangunan rumah bagi lansia merupakan bagian rangkaian kegiatan HLUN dan Tagana. Ribuan lansia mendapat perhatian khusus diantaranya, operasi mata katarak, bedah rumah lansia, berobat gratis, makanan gratis dan sejumlah program lainnya.
“Sesuai instruksi bupati, kita mendata jumlah lansia yang ada di Dharmasraya. Kemudian kita berikan bantuan sesuai kebutuhan mereka. Tema HLUN kali ini adalah “Lansia Terawat Indonesia Bermartabat,” pungkasnya. (***)












