PADANG — PT Semen Padang mendorong pengembangan usaha produktif masyarakat melalui program budidaya ayam kampung petelur di Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Program yang dijalankan melalui Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2026 itu menyasar sembilan warga terdampak banjir bandang dengan dukungan dana sekitar Rp26 juta.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari alokasi dana BMN 2026 sebesar Rp104 juta yang disalurkan PT Semen Padang kepada Forum Nagari Lambung Bukit, Rabu (21/10/2026). Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi warga penerima manfaat untuk membangun dan mengembangkan usaha peternakan.
Ketua Forum Nagari Lambung Bukit, Dedi Azhari, menjelaskan dana bantuan akan digunakan untuk membangun kandang, membeli pakan dan vaksin, serta menyediakan 110 ekor anak ayam umur sehari atau day-old chick (DOC). Pengadaan kebutuhan awal tersebut disiapkan untuk mendukung pelaksanaan budidaya ayam kampung petelur.
Dedi mengatakan Forum Nagari tidak hanya menyiapkan kebutuhan awal peternakan, tetapi juga menjalin kerja sama dengan peternak ayam kampung petelur di Kabupaten Padang Pariaman. Peternak mitra tersebut siap mendampingi penerima manfaat agar memahami proses pemeliharaan dan pengelolaan ternak.
Pendampingan menjadi bagian penting dalam program yang didukung PT Semen Padang ini. Penerima manfaat diharapkan mempelajari pengaturan pakan, pemeliharaan ayam, pencegahan penyakit, serta pengelolaan usaha agar kegiatan peternakan dapat dijalankan secara lebih terencana.
Staf TJSL Unit CSR PT Semen Padang, Nurwan, mengatakan budidaya ayam kampung petelur memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai sumber penghasilan masyarakat. Ia berharap usaha tersebut dapat tumbuh secara bertahap dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga yang terlibat.
Nurwan juga mendorong pengembangan usaha ke tahap berikutnya, seperti penetasan dan penjualan DOC, apabila kondisi usaha memungkinkan. Ia berharap Forum Nagari Lambung Bukit turut melibatkan pihak akademisi untuk membantu memberikan dukungan pengetahuan dan pendampingan dalam pengembangan peternakan.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyebut dukungan terhadap usaha peternakan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui Program BMN, PT Semen Padang berupaya mendukung kegiatan yang memiliki potensi memberikan manfaat berkelanjutan bagi penerima manfaat.
Kasi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Lambung Bukit, Rika Anggraini, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia berharap program pemberdayaan yang difasilitasi PT Semen Padang dapat membantu warga mengembangkan potensi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga, terutama bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Program peternakan ini berjalan berdampingan dengan pelatihan satpam bagi 10 warga dari keluarga rumah tangga miskin yang memperoleh alokasi sekitar Rp78 juta. Dengan total dana Rp104 juta melalui BMN 2026, PT Semen Padang bersama Forum Nagari Lambung Bukit mendukung pengembangan keterampilan dan usaha produktif sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat. (*)













