PADANG — Sebanyak 50 siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA di kawasan jalur Belt Conveyor RW 08, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, menerima bantuan pendidikan melalui Forum Nagari Indarung, Selasa (20/10/2026). Bantuan ini menjadi dukungan bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat memenuhi kebutuhan sekolah dan terus melanjutkan pendidikan.
Lurah Indarung, Suharman Mizani, berpesan agar para siswa memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak untuk menunjang kegiatan belajar. Ia berharap bantuan yang diterima dapat menjadi dorongan bagi anak-anak untuk lebih giat belajar dan berusaha mencapai cita-cita.
“Kepada anak-anak penerima beasiswa, manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan sekolah. Belajarlah sungguh-sungguh dan jangan ragu meraih cita-cita,” tutur Suharman.
Ia juga mengingatkan orang tua agar terus mendampingi dan mengawasi perkembangan anak-anak di rumah. Menurutnya, dukungan finansial untuk kebutuhan pendidikan perlu berjalan seiring dengan perhatian, bimbingan, serta dorongan keluarga agar anak-anak dapat belajar dengan baik.
Bantuan pendidikan tersebut menyasar siswa dari keluarga yang membutuhkan dukungan tambahan untuk memenuhi keperluan sekolah. Program ini diharapkan dapat membantu orang tua mengurangi beban biaya pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada siswa untuk mempertahankan semangat belajar.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Indarung, Endi Mustafa, menyebut dukungan pendidikan memiliki arti penting bagi masa depan anak-anak. Ia menilai kesempatan untuk terus bersekolah harus dijaga agar generasi muda memiliki peluang meningkatkan kemampuan dan kualitas hidup.
Menurut Endi, pendidikan merupakan salah satu jalan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan masyarakat. Karena itu, bantuan yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat diharapkan dapat mendukung anak-anak untuk terus menuntut ilmu dan mempersiapkan masa depan.
Ketua Forum Nagari Indarung, Edward, menjelaskan bahwa bantuan pendidikan tersebut telah menjadi bagian dari program yang dijalankan sejak Forum Nagari berdiri pada 2015. Keberlanjutan program, katanya, diperlukan karena kebutuhan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu terus berlangsung dari tahun ke tahun.
Program ini terlaksana melalui Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2026 dengan dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Semen Padang. Dalam pelaksanaannya, Forum Nagari Indarung berperan menyalurkan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.
Pada BMN 2026, PT Semen Padang mengalokasikan dana TJSL sebesar Rp112,5 juta untuk dua kegiatan di Kelurahan Indarung, yakni bantuan pendidikan bagi warga di sepanjang jalur Belt Conveyor dan pembangunan aula Forum Nagari. Kolaborasi ini diharapkan membantu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat dukungan terhadap pendidikan anak-anak di Indarung. (*)













