PT Semen Padang Raih Top CSR 2026, Perkuat Komitmen Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan

JAKARTA — PT Semen Padang terus mendorong pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut mendapat pengakuan melalui penghargaan Top CSR of the Year 2026 dari INFOBRAND.ID dan TRAS N CO Indonesia dalam acara Indonesia Corporate Forum 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Penghargaan tersebut diterima langsung Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar. Pengakuan itu sekaligus menjadi motivasi bagi perusahaan untuk meningkatkan kontribusi kepada masyarakat dan lingkungan melalui program yang terarah, berkelanjutan, serta sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

Pelaksanaan CSR saat ini juga berkaitan dengan penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG), serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Pentingnya integrasi aspek tersebut menjadi salah satu sorotan dalam Indonesia Corporate Forum 2026 yang mengusung tema “The Future of Corporate Branding: Integrating CSR, ESG & SDGs for Sustainable Growth”.

Dalam pelaksanaan program sosial dan lingkungan, PT Semen Padang memiliki sejumlah inisiatif yang telah dipublikasikan sebelumnya. Di antaranya pengembangan budidaya kaliandra merah, konservasi ikan bilih, serta pemberdayaan usaha mikro dan kecil. Berbagai inisiatif tersebut menunjukkan sejumlah bidang yang dapat dikembangkan untuk mendukung keseimbangan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Baca Juga  Semen Padang Apresiasi Inovasi: 33 Tim Lolos SPIE Award 2024 dengan Predikat Bergengsi

Budidaya kaliandra merah menjadi salah satu inisiatif yang berpotensi mendukung pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi alternatif. Pengembangan tanaman ini relevan dengan upaya diversifikasi sumber energi dan pemanfaatan sumber daya secara lebih berkelanjutan, termasuk potensi mengurangi sebagian penggunaan batu bara.

Selain pengembangan biomassa, konservasi ikan bilih berkaitan dengan upaya menjaga keanekaragaman hayati di perairan Danau Singkarak. Pelestarian ekosistem perairan penting untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan sekaligus menjaga keberadaan spesies yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi bagi masyarakat setempat.

Pada sektor ekonomi, pemberdayaan usaha mikro dan kecil menjadi bagian lain dari upaya mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Penguatan kapasitas pelaku usaha diharapkan dapat membuka peluang peningkatan pendapatan, memperkuat daya saing, serta membantu masyarakat mengembangkan potensi ekonomi lokal secara mandiri.

Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menegaskan, keberhasilan CSR tidak cukup diukur melalui pembangunan fasilitas atau hasil yang terlihat dalam waktu singkat. Menurutnya, manfaat yang bertahan lama, masyarakat yang semakin mandiri, dan lingkungan yang tetap terjaga merupakan bagian penting dari hasil yang ingin dicapai perusahaan.

Baca Juga  Semen Padang Jadi Andalan Proyek Flyover Sitinjau Lauik, HPSL Prioritaskan Produk Lokal

“Bagi kami, CSR bukan sekadar menjalankan tanggung jawab sosial, tetapi merupakan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat, menciptakan kemandirian, dan menghadirkan manfaat yang berkelanjutan,” kata Pri Gustari.

Ia menambahkan, evaluasi program perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pelaksanaannya tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih terukur. Meski demikian, berbagai inisiatif kaliandra merah, konservasi ikan bilih, dan pemberdayaan UMK tersebut merupakan contoh program yang telah dipublikasikan sebelumnya, bukan program yang dipastikan secara khusus menjadi dasar penilaian penghargaan Top CSR of the Year 2026.

Bagi PT Semen Padang, penghargaan tersebut bukanlah akhir dari upaya memperkuat tanggung jawab sosial dan lingkungan. Pri Gustari menegaskan, perusahaan akan terus meningkatkan komitmen, memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan, serta memastikan program yang dijalankan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan daerah. (*)