Polresta Pekanbaru Pidanakan Diduga Pelaku Pengeroyokan

PEKANBARU – Polresta Pekanbaru saat ini tengah berupaya mempidanakan empat pria yang ditangkap karena diduga sebagai pelaku pengeroyokan di Air Dingi, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Empat pria itu adalah RA alias OO (17), GA alias Fadil (19), FRI alias Lebong (18) dan R alias Tole (18) ditangkap di Jalan Cipta Karya, Perumahan Permata Jingga, Blok B No. 06 Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru.

Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Bukit Raya Polresta Pekanbaru bersama Tim Opsnal Resmob Jembalang menangkap keempat diduga pelaku pada Sabtu (25/6) setelah menerima laporan dari korban yaitu Irvan Azari (21) seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru.

Hal itu dibenarkan Plh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Ahmad Mamora kepada awak media saat konferensi pers di Mapolresta Pekanbaru, Rabu (29/6).

“Kami berhasil mengamankan empat orang pelaku penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban  luka berat pada bagian kepala,” katanya, Rabu (29/06/2022) siang.

Disampaikan Ahmad Mamora, modus empat pelaku ini melakukan aksinya bahwa mereka mengaku pernah dikeroyok oleh korban dan ingin membalas dendam.

Kronologi

Minggu dinihari itu korban menggunakan sepeda motor melewati Jalan Kaharudin Nasution.

Sesampainya tepat di depan halte aur kuning datang pelaku yang menggunakan sepeda motor lebih kurang 10 sepeda motor.

Salah satu dari pelaku memukul korban dengan menggunakan doublestik dan pelaku lainnya menendang teman korban.

Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka berat pada kepala dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bukit Raya.

Modusnya empat pelaku ini membalas dendam. Dimana empat pelaku ini mengaku pernah dikeroyok oleh korban sebelumnya. Korban alami luka robek di bagian kening,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan penyidik, keempat pelaku ini baru kali pertama melakukan penganiayaan. Pelaku diamankan selama tiga dari hasil penyelidikan.

“Keempat pelaku rata-rata sudah lulus dari sekolah. Nama tongkrongan mereka Tongkrongan Kedai Seduduk (TKS). Mereka ini bukan geng motor, cuma teman tongkrongan aja,” tutupnya.(mat)