BATUSANGKAR – Pemkab Tanah Datar distribusikan bantuan bagi kegiatan operasional panti asuhan. Sebanyak 12 panti asuhan dengan 354 orang anak asuh menerima bantuan ini.
“Bantuan untuk panti asuhan dialokasikan untuk biaya operasional, seperti konsumsi, peralatan dan transportasi dengan anggaran sebanyak Rp.1.179.300.000,” kata Kadis Sosial Yuhardi mendampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Suhermen saat menyerahkan bantuan, Jumat (27/8) di gedung Indo Jolito Batusangkar.
Kadis menyebut dalam perjalanannya program bagi panti asuhan ini belum ada kabupaten/kota melakukannya, hanya Tanah Datar yang menganggarkan bantuan untuk panti asuhan.
“Program bantuan untuk panti asuhan sudah kita laksanakan beberapa tahun terakhir, Alhamdulillah, setelah diperiksa BPK dinyatakan tak masalah,” ungkap Yuhardi.
Diutarakan, besaran bantuan masing-masing panti asuhan beragam disesuaikan jumlah anak asuh. Tentunya program ini berkat dukungan penuh bupati dan Wabup, sehingga tahun depan tetap berlanjut bahkan juga bisa menambah anggaran.
Sementara, Suhermen menyebut dalam kondisi negara dan daerah yang terdampak pandemi Covid-19, Pemkab masih bisa menganggarkan dan merealisasikan bantuan bagi panti asuhan.
Ia menyatakan terimakasih atas dedikasi pengurus panti asuhan yang peduli dan membaktikan diri demi kemajuan serta keberhasilan anak asuhnya. Termasuk Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) telah lakukan tugasnya dengan baik, selaku perpanjangan tangan pemerintah dalam wujudkan kesejahteraan di tengah masyarakat.
“Semoga dedikasi dan bhakti Bapak ibuk semua menjadi amal ibadah dan diberkahi pahala oleh Allah SWT,” ujarnya.
Disebutkan Suhermen lagi, dalam kondisi negara dan daerah terdampak pandemi Covid-19, Pemkab masih bisa menganggarkan dan merealisasikan bantuan sosial.
Dijelaskan Kadis, anggaran sosial tahun 2021 lebih dari Rp.2 milyar, dengam bantuan untuk penyandang disabilitas sebesar Rp.501.000.000, serta bantuan untuk lansia sebesar Rp.671.200.000.
Ia berharap pada penerima bantuan untuk memanfaatkan sesuai kebutuhan dan skala prioritas.
“Bantuan ini sangat penting, karena dinilai bisa turut menunjang membantu pemenuhan kebutuhan dasar penerima, karenanya manfaatkanlah sebaik-baiknya,” jelas Yuhardi.
Diserahkan bantuan bagi disabilitas distribusikan sebanyak 167 orang dan bantuan lanjut usia untuk 263 orang.
Ditambahkan, besaran bantuan masing-masing panti asuhan beragam disesuaikan jumlah anak asuh. Sementara untuk penyandang disabilitas masing-masing Rp.3 juta dan bantuan Lansia masing-masing Rp.2,4 juta. Tahun 2022, bantuan disabilitas akan menjadi 270 orang, besar bantuannya tetap, kemudian bantuan Lansia meningkat menjadi 555 orang dengan bantuan juga meningkat menjadi Rp.3 juta per orang. (ydi)












