Oleh Diva Wijaya, Mahasiswa Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas
Amerika Serikat adalah negara majemuk yang terdiri dari berbagai kelompok etnis, budaya yang sangat beragam. Sebagian besar penduduknya adalah keturunan imigran, sehingga menjadikannya negara yang multikulturalisme. Dikutip dari Indonesiana.id, “Walaupun tindakan terbaru berupa penutupan perbatasan Amerika Serikat untuk imigran dan pengungsi baru telah dilakukan, setiap imigran baru datang ke Amerika setiap 33 detik, berdasarkan Biro Sensus”.
Perkembangan budaya di Amerika telah dipengaruhi oleh hampir seluruh penjuru dunia, terutama Inggris yang menginvasi benua ini pada awal tahun 1600-an. Disisi lain, budaya dari penduduk asli Amerika, Amerika Latin, Afrika, dan Asia tidak dipengaruhi oleh penjajahan Inggris. Dikutip dari kompasiana.com, “Oleh sebab itu, Amerika Serikat terkadang disebut sebagai “melting pot” di mana banyak budaya menambahkan “rasa” yang unik”. Hal yang sama juga berlaku pada budaya di berbagai negara, dimana budaya Amerika mempengaruhi budaya negara-negara tersebut.
Dikutip dari Kompas.com, “Kebudayaan dan etika sehari-hari orang Amerika sangat beragam karena negara ini adalah negara percontohan dan dijadikan sebagai negara yang mampu mempengaruhi budaya negara lain”. Namun, ada beberapa bentuk kebudayaan dan etika sehari-hari yang menjadikan negara Amerika sebagai negara yang berpengaruh terhadap kebudayaan yang ada di dunia.
Dengan adanya keberagaman budaya di Amerika menjadikan etika dan kebudayaannya pun berbeda. Ini tercermin pada etika orang Amerika saat makan, etika saat bergaul, etos kerja, kebebasan individu, serta bagaimana aturan sekolah di Amerika. Dikutip dari ITB Career Center, “Budaya dan etika orang Amerika berbeda jauh dengan orang Indonesia karena orang Amerika menerapkan sistem kebebasan bagi setiap individu namun disiplin dalam pekerjaan”. Oleh karena itu, orang Amerika banyak yang terfokus dengan pekerjaannya sendiri dibanding mengurusi kehidupan orang lain. Berikut adalah beberapa etika dan kebudayaan sehari-hari orang Amerika:
- Etika saat makan dan berkumpul bersama.
Norma-norma sosial yang dijunjung tinggi dalam masyarakat Amerika sering kali tercermin dalam tata krama saat mereka makan. Dikutip dari Tribunnews. Com “Di Amerika Serikat jarang sekali makan dengan menggunakan tangan telanjang mereka biasanya makan menggunakan alat seperti sendok, garpu atau sumpit”. Mulailah makan kamu ketika sudah dipersilahkan oleh sang Tuan Rumah atau pihak penyelenggara acara.
- Etika dalam bergaul.
Etika dalam bergaul di negara Amerika terlalu bebas dibanding dengan negara yang berada di bagian Timur. Amerika menganut sistem kebebasan bagi setiap individu yang menyebabkan pergaulan yang tercipta di lingkungan sekitar juga bebas.
Berdasarkan hasil wawancara saya dengan salah seorang mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang berpendapat bahwa, “Menurut saya pergaulan harus ada batasnya, dan memang di setiap negara memiliki batasan yg berbeda beda dalam pergaulan, namun dari sudut pandang saya sebagai orang Timur, pergaulan di Amerika (negara bagian Barat) terlalu bebas dan bahkan sampai merusak diri sendiri” (ungkap Agip Zainuranda). Peraturan negara atau ideologi liberal yang menganut kebebasan dalam segala hal termasuk dalam pergaulan ada beberapa peraturan tetapi dalam situasi tertentu sudah bebas dari aturan tersebut seperti, jika sudah berumur 18 th sudah boleh meminum alkohol.
- Etos Kerja yang dianut orang Amerika.
Orang Amerika sangat menghargai waktu saat mereka sedang bekerja dengan kata lain disiplin sebagai pekerja sangatlah dipegang teguh oleh mereka. Oleh karena itu, etos kerja merupakan sikap yang sangat penting yang harus dimiliki oleh setiap individu. Melalui proses wawancara saya dengan seorang mahasiswa jurusan Sosiologi Universitas Andalas mengungkapkan bahwa, “Seseorang yang disiplin mampu berkomitmen pada hal-hal yang sudah direncanakan ia akan tetap fokus pada tujuan jangka panjang mereka dan tidak akan teralihkan oleh kepuasan yang bersifat sementara” (ujar Aprilia Pratiwi).
Ketika kita memiliki sikap etos kerja disiplin yang baik, bukan hanya diri kita saja yang mendapatkan manfaatnya melainkan juga orang lain dan tempat kita bekerja. Hal ini disebabkan karena dengan memiliki etos kerja yang disiplin, maka bisa menghasilkan lingkungan kerja yang baik. Kerja keras dan rasa bertanggung jawab yang kita tunjukkan dapat memengaruhi kinerja rekan kerja bahkan bos kita sendiri misalnya, ketika kita mendapatkan pekerjaan dan selalu menyelesaikannya dengan tepat waktu maka hal tersebut akan mengubah cara pandang orang lain terhadap diri kita dan meningkatkan personal branding diri kita.
- Budaya seputar karier dan pernikahan.
Beberapa orang Amerika banyak yang terfokus pada karier dan meraih kesuksesan yang disebabkan oleh tuntutan pekerjaan, persaingan kerja, atau keinginan individu yang ingin mencapai kesuksesan dalam karier. Oleh karena itu, sebagian dari orang Amerika memutuskan untuk berfokus pada kariernya dibanding dengan menjalin pernikahan. Berdasarkan hasil wawancara saya dengan salah seorang mahasiswa Universitas Andalas Fakultas Pertanian, “Setiap orang memiliki hak untuk memilih dan ketika seseorang dalam suatu negara memutuskan untuk lebih memprioritaskan pekerjaan sejatinya tidak ada yang salah namun fitrahnya kita sebagai seorang manusia ditakdirkan untuk hidup berpasang-pasangan, tentunya hal ini sangatlah disayangkan apabila seseorang hanya memprioritaskan pekerjaan dari pada pernikahan, akan lebih baik jikalau tetap bekerja dengan tidak meninggalkan atau mengesampingkan pernikahan karena itu adalah kebutuhan dan kewajiban sebagai seorang manusia” (ungkap Neng Tiyas Safitri).
Oleh karena itu, dengan berbagai kebudayaan dan etika sehari-hari orang Amerika dapat dijadikan sebagai contoh dan petimbangan bagi negara lain terutama negara di Indonesia. Seperti halnya bagaimana etika orang Amerika saat makan, etika saat bergaul yang mana pergaulan di Amerika sangat bebas, serta etos disiplin dalam bekerja, dan budaya seputar karier dan pernikahan orang Amerika pada umumnya. (***)












