Udara di Dharmasraya Tidak Sehat Akibat Kabut Asap

PULAU PUNJUNG – Kabut asap kembali menyelimuti bumi mekar Dharmasraya. Kabut asap ini diduga berasal dari daerah tetangga sehingga memengaruhi kualitas udara setempat. Meski hotspot di wilayah Dharmasraya terpantau nihil, namun kondisi udara pada Senin (5/10/2026) masih berada pada kategori tidak sehat.

Berdasarkan pantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dharmasraya, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Senin pukul 10.00 WIB tercatat sebesar 113 dengan nilai Air Quality Index (AQI) 159 dan berstatus tidak sehat.

Sementara itu, berdasarkan pantauan SiPongi Karhutla, wilayah sekitar atau daerah tetangga Kabupaten Dharmasraya masih terpantau memiliki hotspot yang berpotensi menjadi sumber asap dan turut memengaruhi kondisi kualitas udara di Dharmasraya.

Baca Juga  Pemkab Dharmasraya Gelar Nobar Pesta Bola Dunia 2026

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi udara saat ini dengan menggunakan masker, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan, guna mengurangi paparan polutan akibat kabut asap.

Masyarakat yang mengalami gangguan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) maupun keluhan kesehatan lainnya seperti batuk, sesak napas, sakit tenggorokan atau iritasi mata, diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Baca Juga  Besok, Pemkab Dharmasraya Gelar Pasar Murah di Halaman Masjid Babussalam Pulau Punjung

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama instansi terkait terus memantau perkembangan hotspot dan kualitas udara, serta mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Meskipun hotspot di Dharmasraya masih nihil, kewaspadaan tetap diperlukan untuk mempertahankan kondisi tersebut sekaligus mengantisipasi dampak asap dari wilayah sekitar. ( roni )