Batusangkar – Festival silek baluluak balanyah digelar di Nagari Lubuak Jantan Kecamatan Lintau Buo Utara kemarin
Bupati Eka Putra saat membuka iven ini menyatakan apresiasi dan berterimakasih pada panitia atas terlaksananya festival yang digelar di Sawah 12 Jorong Dahlia.
“Ini sangat luar biasa, panitia memiliki ide yang sangat brilliant, karena telah menggagas dan menggelar festival seperti ini diawal tahun, saya sangat apresiasi dan berterimakasih atas terlaksananya festival ini. Ini adalah embrio dari program kita satu nagari satu event dan merupakan awal yang baik di awal tahun,” kata Bupati dihadapan anggota dewan, Forkopimca, dan pejabat Pemkab.
Festival Silek Baluluak Balanyah ini merupakan agenda pertama yang dibuka Bupati awal tahun 2024.
”Ini agenda saya yang pertama tahun 2024, dan yang lebih mengagumkan festival ini dilaksanakan secara mandiri anak nagari,” ujarnya.
Setiap nagari tentu memiliki seni-tradisi dan budaya berbeda-beda. Untuk itu diharapkannya melalui festival ini bisa dijadikan sebagai ajang silaturahmi baik itu sesama masyarakat, maupun pengunjung datang dari berbagai daerah.
Dikatakannya, festival ini mampu menjaga dan melestarikan budaya lokal, yang muaranya untuk peningkatan ekonomi masyarakat.
Bupati juga minta jadikan festival ini sebagai agenda tahunan, dan semoga bisa kita masukkan ke dalam kalender iven kabupaten.
“Mari persiapkan dari sekarang, karena kalau sudah masuk ke dalam kalender event kabupaten tentunya festival ini akan dikemas lebih besar lagi dan ini tentunya sangat membutuhkan kekompakan dari seluruh masyarakat,” tandasnya.
Wali Nagari Lubuak Jantan Mukhlis mengatakan festival ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengisi kegiatan positif bagi pemuda nagari.
“Festival Silek Baluluak Balanyah ini akan diikuti oleh para pesilat dari beberapa kabupaten/kota se Sumatera Barat,” timpalnya. (ydi)












