PADANG — Dukungan PT Semen Padang terhadap program pelatihan bahasa dan budaya Jepang bagi warga Rumah Tangga Miskin (RTM) di Kelurahan Limau Manis Selatan, Kota Padang, mendapat apresiasi dari berbagai unsur masyarakat. Program pemberdayaan tersebut dinilai membuka peluang bagi warga kurang mampu untuk memperoleh pekerjaan di luar negeri sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Limau Manis Selatan Budi Safrianto mengatakan program tersebut memang dirancang untuk membantu warga dari RTM memperoleh kesempatan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga. Menurutnya, keberhasilan seorang peserta mendapatkan pekerjaan di Jepang bukan semata-mata pencapaian individu.
Lebih jauh, hal itu menjadi peluang bagi keluarga yang bersangkutan untuk meningkatkan taraf hidup dan mengurangi ketergantungan ekonomi.
“Program ini penting bagi kami di Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Limau Manis Selatan. Karena peserta program ini berasal dari RTM. Artinya, jika satu peserta bisa berangkat, maka akan berpotensi untuk mengurangi satu RTM di Limau Manis Selatan,” ujarnya.
Budi menjelaskan, program pelatihan bahasa dan budaya Jepang tersebut memang diprioritaskan bagi warga yang berasal dari Rumah Tangga Miskin (RTM). Karena itu, selain membekali peserta dengan keterampilan bahasa dan budaya, Forum Pemberdayaan Masyarakat juga berupaya membantu mengatasi kendala pembiayaan keberangkatan bagi peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi kerja.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan investor untuk menyediakan dana talangan biaya keberangkatan yang mencapai sekitar Rp30 juta per peserta. Melalui skema tersebut, calon pekerja dapat memenuhi kebutuhan biaya awal keberangkatan, sedangkan pengembalian dana dilakukan secara bertahap setelah mereka mulai memperoleh penghasilan di Jepang.
“Peserta program ini memang berasal dari keluarga kurang mampu. Karena itu, kami berupaya agar keterbatasan biaya tidak menjadi penghalang bagi mereka yang telah berhasil memperoleh kesempatan bekerja di Jepang. Harapannya, kesempatan ini dapat membantu meningkatkan kondisi ekonomi keluarga dan membuka peluang bagi mereka untuk keluar dari kategori rumah tangga miskin,” ujar Budi.
Melihat manfaat yang mulai dirasakan peserta, Budi berharap program pelatihan bahasa dan budaya Jepang ini dapat terus berlanjut pada 2027.
“Untuk itu, kami juga berharap dukungan PT Semen Padang agar program ini dapat terus berlanjut. Karena dengan adanya program ini, maka akan semakin banyak warga Limau Manis Selatan yang berasal dari RTM dapat memperoleh kesempatan kerja ke Jepang,” ujarnya.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Limau Manis Selatan Abu Nasir mengapresiasi PT Semen Padang dan Forum Pemberdayaan Masyarakat Limau Manis Selatan karena dinilai mampu menghadirkan program yang tepat sasaran. Menurutnya, pelatihan yang diberikan telah menunjukkan hasil melalui keberhasilan peserta memperoleh kesempatan bekerja di Jepang.
“Kami menilai program ini memiliki asas manfaat dan ketepatan sasaran. Tentunya, ini menjadi bukti bahwa program pelatihan ini dapat memberikan manfaat konkret ketika dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan. Untuk itu, kami juga berharap agar program ini dapat dilanjutkan. Karena harapan dari pelatihan yang diberikan akhirnya terealisasi. Ada peserta yang berhasil diberangkatkan ke Jepang,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Abu berpesan agar Kevin dan Wardah menjaga kepercayaan yang telah diberikan serta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Mereka adalah orang-orang terpilih. Bekerja di Jepang selama beberapa tahun merupakan kesempatan berharga. Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
Sekretaris Lurah Limau Manis Selatan Damsiar menilai kolaborasi antara PT Semen Padang dan Forum Pemberdayaan Masyarakat telah menghadirkan bentuk kepedulian yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Menurutnya, kerja sama semacam ini perlu terus dikembangkan dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperluas kesempatan bagi warga untuk meningkatkan kesejahteraan.
“Tanpa kerja sama yang baik, kegiatan seperti ini tentu sulit terwujud. Ini merupakan bentuk kepedulian PT Semen Padang terhadap masyarakat Limau Manis Selatan. Kami dari kelurahan sangat mengapresiasi kepedulian PT Semen Padang yang telah mendukung penuh program pelatihan bahasa dan budaya Jepang yang digelar oleh Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Limau Manis Selatan,” katanya.
Kepada Kevin dan Wardah, Damsiar juga berpesan agar senantiasa menjaga kesehatan selama berada di Jepang dan tetap mengingat keluarga yang ditinggalkan.
“Jaga kesehatan dan jangan lupa dengan keluarga. Ingat, keberangkatan ke Jepang tidak hanya menjadi harapan secara pribadi, tetapi juga harapan keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya. (*)












