SAWAHLUNTO – Keterbatasan anggaran untuk terus membenahi lingkungan sekolah tidak membuat SMKN 2 Sawahlunto patah arang. Sekolah tersebut akhirnya mendapat bantuan pembangunan toilet dan sanitasi dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat.
Kepala SMKN 2 Sawahlunto, Ponidi, S.Pd., mengatakan bantuan tersebut sangat dibutuhkan mengingat jumlah siswa di sekolah yang dipimpinnya mencapai 798 orang.
“Selama ini kami mengalami keterbatasan dalam pengadaan toilet atau jamban dan sanitasi. Ini sangat penting karena jumlah siswa mendekati 800 orang, sehingga sarana toilet yang terbatas cukup menyulitkan,” ujar Ponidi saat berbincang dengan wartawan TOPSatu.com di ruang kerjanya, Rabu (30/9).
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Ponidi bersama Komite SMKN 2 Sawahlunto mengajukan proposal bantuan kepada PT KAI Divre II Sumatera Barat di Padang.
Usulan tersebut mendapat respons positif. Bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 KAI, Senin lalu, bantuan melalui program Bina Lingkungan itu diserahkan secara simbolis kepada SMKN 2 Sawahlunto.
Bantuan senilai Rp30.311.500 tersebut diperuntukkan bagi pembangunan toilet dan fasilitas sanitasi sekolah.
Penyerahan bantuan dilakukan Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Lutfi, kepada Kepala SMKN 2 Sawahlunto, Ponidi.
Lutfi berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat dalam meningkatkan kebersihan serta kenyamanan lingkungan sekolah.
Sementara itu, Ponidi menyampaikan terima kasih kepada PT KAI yang telah memberikan perhatian dan membantu memenuhi kebutuhan fasilitas sekolah.
“Kami akan memanfaatkan bantuan ini secara maksimal untuk mendukung kebutuhan dan kenyamanan siswa,” pungkasnya. (sbd)












