Kemenag Sawahlunto Berikan Apresiasi kepada Para Juara Olimpiade Madrasah Indonesia

Kakan Kemenag Dr.H.Zulkifli serahkan penghargaan 33 peserta OMI Sawahlunto yang meraih prestasi Kamis (1/10). subandi
SAWAHLUNTO – Kementerian Agama Kota Sawahlunto memberikan apresiasi kepada 33 peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) yang berhasil meraih juara 1, 2, dan 3 serta berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi.
Apresiasi berupa penyerahan penghargaan dilakukan setelah pelaksanaan Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10)  di halaman Kantor Kemenag Kota Sawahlunto. Penyerahan dilakukan Kepala Kantor Kemenag Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli bersama Kasubbag TU dan jajaran Kasi.
Dari 33 peserta tersebut, jenjang MI sebanyak 6 siswa/i yang berasal dari MIN 1 Sawahlunto, MIN 2 Sawahlunto, dan MIS Rabbani. Pada jenjang MTs terdapat 9 siswa/i dari MTsN 1 dan MTsN 2 Sawahlunto. Sementara jenjang MA sebanyak 18 siswa/i, berasal dari MAN Kota Sawahlunto dan MAS Lunto.
Selanjutnya, ke-33 peserta tersebut akan mengikuti OMI tingkat Sumbar  pada 5–6 Oktober 2026, dengan titik lokasi pelaksanaan (tilok) di MTsN 2 Sawahlunto.
Dalam arahannya, Kakankemenag menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para siswa dan santri yang telah berjuang pada OMI tingkat kota. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik, termasuk mengikuti simulasi dan memanfaatkan pendampingan dari guru serta pembimbing.
“Pasang niat dengan ikhlas untuk mengikuti OMI. Kita mengikuti ini untuk menguji ketangkasan dan kepintaran kita. Innamal a’malu binniyat,” pesannya.
Selanjutnya, peserta diminta bersungguh-sungguh dalam mengikuti pendampingan yang telah diberikan guru dan ustaz/ustazah. Menurutnya, kesungguhan merupakan bagian penting dalam meraih keberhasilan, sebagaimana prinsip man jadda wa jada.
Kakankemenag juga mendorong peserta untuk meningkatkan motivasi berprestasi dan memiliki keinginan untuk menjadi yang terbaik. Motivasi tersebut, katanya, tidak hanya berasal dari orang tua dan guru, tetapi juga harus tumbuh dari dalam diri masing-masing peserta.
Selain usaha dan kesungguhan, peserta juga diingatkan untuk senantiasa berdoa. Tugas manusia adalah berusaha, sementara hasil akhirnya ditentukan oleh Allah SWT. Dengan doa, diharapkan peserta diberikan pikiran yang terbuka, hati yang jernih, dan ketelitian dalam menjawab setiap soal.
Kakankemenag turut menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kasi, panitia, kepala madrasah, guru, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan OMI.
“Cita-cita ananda adalah cita-cita kami. Semangat ananda ada di samping kami,” ujarnya. (sbd)