SAWAHLUNTO, TOPSatu.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sawahlunto menargetkan pengujian kendaraan bermotor atau KIR sebanyak 1.000 unit sepanjang 2026. Hingga triwulan II, sebanyak 696 kendaraan telah menjalani pengujian.
Hal itu disampaikan Kepala Dishub Sawahlunto melalui Kasi Pengujian dan Sarana, Aris Suprayoga, saat berbincang dengan wartawan TOPSatu.com di ruang kerjanya, Senin (5/10).
Aris optimistis target tersebut dapat tercapai. Menurutnya, sejumlah perusahaan di Sawahlunto juga secara rutin melakukan pengujian kendaraan. Salah satunya PT Miyor yang secara berkala setiap enam bulan menguji sekitar 200 unit kendaraan bermotornya di Dishub Sawahlunto.
“Dari target 1.000 kendaraan, hingga triwulan kedua sudah 696 kendaraan yang melakukan KIR. Kami optimistis target tersebut dapat tercapai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, layanan pengujian kendaraan bermotor di Sawahlunto saat ini masih menggunakan tipe III dengan dukungan sembilan personel, termasuk dua tenaga teknis.
Karena itu, pihaknya berharap tersedia anggaran khusus untuk pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi tenaga teknis pengujian kendaraan bermotor. Dengan demikian, pelayanan KIR terhadap kendaraan di Sawahlunto dapat semakin optimal.
Aris menambahkan, pengujian kendaraan bermotor secara berkala merupakan kewajiban untuk memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
Kendaraan yang wajib menjalani KIR antara lain angkutan penumpang umum, bus, mobil barang, truk, truk gandeng, dan mobil sewa.
“Pemeriksaan meliputi emisi atau gas buang, sistem pengereman, kondisi ban dan sejumlah komponen teknis lainnya untuk memastikan kendaraan laik jalan,” pungkasnya. (sbd)












