SAWAHLUNTO – Kendati anggaran untuk mengikuti lomba NSFC (National Firwfighter Skill Competition) kompetisi keterlampiran petugas pemadam kebakaran nasional tidak tersedia akibat efesiensi anggaran, namun Damkar Sawahlunto berusaha memberikan yang terbaik dalam lomba yang akan digelar di Benteng Kota Besak Palembang pada 25 – 29 April mendatang.
Hal itu disampaikan Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Sawahlunto Nurwansyah Putra saat berbincang dengan Topsatu.com di ruang kerjanya, Rabu (8/4).
Menurutnya, dari seluruh Indonesia, hanya 43 peserta lomba lolos. Dari Sumatera Barat hanya tiga yakni Kota Padang, Bukittingi dan Sawahlunto.
“Kita berupaya agar mampu memberikan yang terbaik dalam lomba tersebut mininal kalau tidak nomor satu masuk tiga besar cukup. Kita latihan keras setiap harinya,” katanya.
Adapun jenis lomba yang akan digelar adalah pemasangan selang (hose loging), bertahan hidup (survival) dan kepemimpinan (Leader Peachinh). Setidaknya dengan lomba tersebut manfaat yang dapat dipetik adalah pengalaman dalam melakukan tugas pemadaman api di lapangan.
Sarana prasaran pemadam kebakaran Sawahlunto terbatas. Sawahlunto hanya mempunyai lima armada mobil Damkar dengan 71 personel. Semestinya Sawahlunto setidaknya harus mempunyai anggota sebanyak 100 orang.
Namun semua itu tidak mengendorkan semangat dalam tugas, bahkan untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat. “Kita punya posko pemadam kebakaran di empat Kecamatan, Silungkang, Lembah Segar, Talawi dan Barangin. Masing – masing Posko Damkar ada 15 anggota sehingga dalam waktu minimal10 menit petugas mampu tiba di lokasi kebakaran,” imbuhnya. (sbd)












