Tinjau Proyek di Muaro Kalaban, Komisi III DPRD Sawahlunto Apresiasi Pembangunan Infrastruktur

Komisi III DPRD Kota Sawahlunto Masril didampingi Plt. Kades Muaro Kalaban Heldi dan Lembaga Desa meninjau proyek jalan Hotmix Air Dingin - Masjid Al Falah dengan berjalan kaki, Senin lalu. subandi
SAWAHLUNTO— Komisi III DPRD Kota Sawahlunto mengapresiasi pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan infrastruktur oleh Pemerintah Kota Sawahlunto di Desa Muaro Kalaban yang dinilai telah berjalan dengan baik.
Pernyataan tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Sawahlunto, Masril saat ditemui wartawan TOPSatu.com, Jumat (2/10/2026).
Masril menjelaskan, peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan proyek di daerah tersebut. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Plt. Kepala Desa Muaro Kalaban, BPD, serta perangkat desa setempat.
“Kita bersyukur Kota Sawahlunto mendapatkan alokasi Transfer Ke Daerah (TKD) sebesar kurang lebih Rp97 miliar pascabencana alam di Sumatera Barat. Anggaran ini dimanfaatkan untuk membangun dan membenahi sejumlah infrastruktur jalan di Kota Sawahlunto,” ujar Masril.
Ia mencontohkan pengaspalan ruas jalan dengan hotmix rute Air Dingin – Masjid Al-Falah yang kualitasnya dinilai sudah cukup baik. Kendati demikian, Masril mengimbau warga sekitar untuk turut menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut.
“Contoh kecilnya, jika ada saluran air atau bandar yang tersumbat, tolong segera dibersihkan agar jalan tidak cepat rusak,” pintanya.
Selain infrastruktur jalan, Masril juga meninjau pembangunan Gedung Serbaguna yang bersumber dari anggaran Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Gedung tersebut saat ini sudah dapat dimanfaatkan sebagai sarana olahraga bulu tangkis, walau masih memerlukan penyempurnaan pada bagian dinding dan pemasangan pintu gulung (rolling door).
Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat melahirkan atlet-atlet bulu tangkis yang andal dari Sawahlunto.
Dalam peninjauan tersebut, Masril turut mengecek pengerjaan pagar SDN 11 Muaro Kalaban yang juga berjalan lancar. Di sela-sela peninjauan, ia menyerap aspirasi masyarakat terkait banyaknya penerangan jalan umum (PJU) yang padam. Aspirasi tersebut berjanji akan segera ditindaklanjuti dan diteruskan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (sbd)