Semangat 80 Tahun BNI: Bangkit, Bertumbuh, dan Berdampak serta Terus Lanjutkan Transformasi Digital Indonesia

Oleh Hendri Nova
Wartawan Topsatu.com

“Kesan saya selama beberapa tahun ini memakai Aplikasi Wondr by BNI, puas banget. Belum pernah ada kendala yang begitu berarti, sehingga membuat saya memiliki keinginan berpaling darinya,” kata Unce, salah seorang pengguna Aplikasi Wondr by BNI.

Ia mengaku, dari beberapa aplikasi perbankan yang ia punya, hanya Aplikasi Wondr by BNI-lah yang paling banyak ia gunakan. Terutama untuk transaksi gaya hidup anak muda yang serba cepat dan tak mau ribet.

“Transaksinya sat set banget, sehingga nggak perlu pakai nunggu lama. Dengan Aplikasi Wondr by BNI, saya kemana-mana jadi jarang sekali menggunakan uang tunai, karena saya selalu dapat tawaran diskon atau cashback, jika menggunakan scan QRIS wondr by BNI,” tambahnya dengan wajah sumringah.

Lain lagi cerita Putri yang selalu setia memakai Aplikasi Wondr by BNI, karena semangat untuk mendapatkan poin yang bisa ditukar dengan banyak barang dan jasa yang ditawarkan BNI dan juga bisa digunakan untuk ikut undian.

“BNI itu menjalin kerjasama dengan banyak merchant, baik yang selalu mengadakan undian berkala ataupun diskon produk. Jadinya saya lebih sering menggunakan Aplikasi Wondr by BNI, karena untungnya benar-benar bertubi-tubi…” katanya sumringah.

Terus Bertumbuh

Apa yang dirasakan Unce maupun Putri, juga dirasakan oleh pengguna Aplikasi Wondr by BNI lainnya. Dari pengalaman positif mereka inilah, keunggulan dan keuntungan Aplikasi Wondr by BNI terus menyebar dari mulut ke mulut, sehingga dapat ‘menjaring’ hati para pengguna baru.

Diketahui hingga akhir Maret 2026, jumlah pengguna wondr by BNI telah melampaui 13,5 juta(cnnindonesia.com). Jumlah ini tentunya akan terus bertumbuh, seiring semakin masifnya tren positif yang berhasil dilakukan Aplikasi Wondr by BNI, sehingga makin dilirik para nasabah baru.

Apalagi setelah BNI meraih Penghargaan Penggerak Transformasi Digital pada ajang Anugerah Penggerak Nusantara (APN) 2025, telah mengukuhkan Aplikasi Wondr by BNI sebagai aplikasi terbaik yang berhasil menghadirkan inovasi yang memperkuat digitalisasi layanan keuangan nasional.

Kini Aplikasi Wondr by BNI makin terkenal sebagai platform perbankan modern yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan transaksi finansial dalam satu kanal digital.

Menurut Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, penghargaan ini menjadi dorongan bagi BNI untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital.

“Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga memberi kontribusi pada kemajuan ekonomi nasional,” ujar Okki, seperti Seperti dikutip dari bni.co.id.

Okki menegaskan, digitalisasi tetap menjadi fokus utama perseroan dalam memperluas akses layanan perbankan.

“Kami percaya digitalisasi adalah kunci untuk menghadirkan layanan keuangan yang lebih inklusif dan mudah dijangkau. Ke depan, BNI akan memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung ekosistem ekonomi digital nasional,” jelas Okki.

Pencapaian di APN 2025 memperkokoh posisi BNI sebagai institusi keuangan yang adaptif dan progresif dalam menghadapi perubahan lanskap industri, sekaligus menegaskan komitmen perseroan dalam memberikan layanan digital yang relevan dan berkelanjutan bagi nasabah.

Terus Bertranformasi

BNI terus melakukan transformasi digital yang mana transformasi digital ini tidak hanya berkaitan dengan pengembangan teknologi, tetapi juga bagaimana layanan keuangan mampu memberikan kemudahan, keamanan, serta nilai tambah bagi setiap aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, BNI terus memperkuat kolaborasi dengan regulator dan berbagai pemangku kepentingan, agar inovasi layanan keuangan dapat menjangkau semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha.

“BNI percaya bahwa ekosistem ekonomi kreatif yang kuat memerlukan dukungan sistem keuangan yang modern, inklusif, dan mudah diakses. Karena itu, kami akan terus menghadirkan inovasi layanan yang tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mendukung produktivitas masyarakat dan pelaku usaha kreatif, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan, memasuki usia ke-80 tahun pada 5 Juli 2026, BNI terus memperkuat transformasi digital dan memperluas inklusi keuangan sebagai bagian dari pengabdian Perseroan kepada negeri. Sejalan dengan semangat Swadharma Bhakti Negara, BNI berkomitmen untuk terus menjadi mitra terpercaya pemerintah, regulator, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi digital Indonesia yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing.

Selama delapan dekade, BNI meyakini bahwa kolaborasi merupakan kunci untuk menciptakan dampak yang lebih luas bagi perekonomian nasional. Karena itu, Perseroan akan terus mendukung berbagai inisiatif strategis yang memperkuat ekonomi kreatif, memperluas inklusi keuangan, dan mempercepat transformasi digital demi mendorong pertumbuhan Indonesia yang berkelanjutan.

BNI akan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat struktur pendanaan, melalui akselerasi transformasi digital. Strategi ini terbukti efektif dalam mendorong efisiensi layanan sekaligus memperluas basis Current Account Saving Account atau CASA, terutama di tengah fluktuasi suku bunga dan tekanan ekonomi global yang masih berlangsung.

Baca Juga  Padang Bagoro, Strategi Hendri Septa Bikin Kota Padang Bebas dari Sampah

Okki menyampaikan, transformasi digital BNI bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi juga berfokus pada peningkatan pengalaman nasabah yang lebih personal, relevan, dan berkelanjutan.

“Transformasi digital kami tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga bagaimana menciptakan pengalaman nasabah yang lebih personal dan berkelanjutan,” katanya.

Aplikasi perbankan digital Wondr by BNI, merupakan salah satu inovasi utama BNI dalam ranah digital yang berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan, baik dari sisi jumlah pengguna maupun volume transaksi.

Per Maret 2025, total pengguna digital banking BNI telah mencapai 24,4 juta, tumbuh 53,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai transaksi yang dihasilkan juga melonjak menjadi Rp764,3 triliun secara tahunan (YoY).

“Kami terus mengembangkan fitur-fitur baru di wondr by BNI untuk memastikan pengguna memiliki alasan kuat untuk terus kembali,” tambah Okki.

Peningkatan jumlah pengguna dan volume transaksi ini juga berdampak langsung pada pertumbuhan dana tabungan BNI yang meningkat 10,2% YoY, memperkuat struktur CASA dan menjaga biaya dana (Cost of Fund) tetap efisien.

Dari sisi frekuensi transaksi, saluran digital BNI mencatatkan lonjakan signifikan. Pada kuartal I-2025, jumlah transaksi digital mencapai 501 juta, naik dari 318 juta transaksi pada kuartal I-2024. Rinciannya, 283 juta transaksi berasal dari BNI Mobile Banking dan 218 juta dari wondr by BNI.

“Frekuensi transaksi yang tinggi di kanal digital mendorong likuiditas yang lebih stabil dan efisien, sehingga memperkuat struktur CASA kami,” jelas Okki.

Transformasi digital BNI tidak hanya menyasar nasabah ritel, tetapi juga segmen korporasi melalui platform BNIdirect. Per Maret 2025, jumlah pengguna BNIdirect tumbuh 7,2% YoY menjadi 188.000 pengguna, dengan total transaksi melonjak 16,4% menjadi 337 juta. Kontribusi dari platform ini turut mendorong peningkatan saldo rekening giro sebesar 3,4% dan memperbaiki Cost of Fund sebesar 20 basis poin.

“Kami percaya bahwa transformasi digital yang menyeluruh, baik untuk nasabah ritel maupun korporasi, menjadi kunci utama dalam menjaga efisiensi dan daya saing jangka panjang,” tegas Okki.

Dengan strategi digital yang terintegrasi, BNI tidak hanya memperkuat hubungan dengan nasabah, tetapi juga membuktikan daya tahannya dalam menghadapi tantangan ekonomi, sekaligus menjaga kinerja pendanaan tetap solid dan berkelanjutan.

BNI akan terus memperkuat perannya sebagai bank nasional pertama milik negara melalui transformasi berkelanjutan. Sejalan dengan tema HUT ke-80 “Swadharma Bhakti Nagara”, langkah tersebut menjadi fondasi bagi kinerja perseroan yang tetap solid.

Direktur Finance & Strategy BNI Hussein Paolo Kartadjoemena mengatakan, transformasi BNI diarahkan untuk memperkuat kinerja dan daya saing perseroan dalam menangkap peluang pertumbuhan baru, sejalan dengan penguatan tata kelola BUMN oleh Danantara Indonesia yang berfokus pada penciptaan nilai jangka panjang.

“Transformasi yang kami jalankan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kinerja bisnis, tetapi juga memperkuat kemampuan perusahaan dalam menghadapi perubahan dan menangkap peluang pertumbuhan. Dengan fundamental yang semakin kuat, BNI dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi nasabah, masyarakat, dan perekonomian nasional,” ujar Paolo.

BNI menjalankan transformasi secara menyeluruh di berbagai lini bisnis, mulai dari penguatan kapabilitas digital, peningkatan produktivitas organisasi, optimalisasi jaringan layanan, hingga penguatan manajemen risiko. Strategi tersebut diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Sementara pada segmen wholesale banking, BNI memperkuat BNIdirect yang menyediakan layanan cash management, trade finance, bank guarantee, dan supply chain financing bagi nasabah bisnis. Sepanjang 2025, jumlah pengguna dan nilai transaksi BNIdirect tumbuh lebih dari 25% secara tahunan, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan giro korporasi dan kualitas layanan transaksi bisnis.

Hasil transformasi tersebut tercermin pada kinerja keuangan perseroan sepanjang 2025. BNI membukukan laba bersih sebesar Rp20 triliun. Pada saat yang sama, kualitas aset terus membaik, dengan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) bruto turun menjadi 1,9% dan loan at risk (LaR) membaik menjadi 8,5%.

Momentum positif berlanjut pada 2026. Hingga akhir Mei 2026, BNI mencatatkan total aset sebesar Rp1.365,36 triliun dan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp1.063,92 triliun. Perseroan juga membukukan laba bersih Rp9,05 triliun dengan posisi permodalan yang tetap kuat, tercermin dari total ekuitas sebesar Rp160,99 triliun.

Paolo mengatakan, fondasi bisnis yang semakin kuat menjadi modal penting bagi BNI untuk terus menciptakan nilai bagi pemegang saham, nasabah, masyarakat, maupun perekonomian nasional.

“Kami meyakini bahwa perusahaan yang sehat dan bertumbuh akan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi pemegang saham, mendukung agenda pembangunan nasional, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang,” kata Paolo.

Kehadiran Danantara diharapkan dapat semakin memperkuat upaya BUMN, termasuk BNI, dalam menciptakan nilai jangka panjang melalui pengelolaan investasi yang terintegrasi, peningkatan produktivitas, serta penguatan daya saing perusahaan.

Baca Juga  'Jatuh Bangun' Ceo Maghfur Hadi dengan Grya Batik Dini

Ke depan, BNI akan terus melanjutkan agenda transformasi untuk memperkuat daya saing dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian nasional sejalan dengan semangat “Terus Mengabdi untuk Terus Melayani”.

Selaras dengan arah penguatan tata kelola dan penciptaan nilai BUMN melalui Danantara, perseroan optimistis dapat terus memperkuat kinerja, memperluas kontribusi bagi pembangunan nasional, serta menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi pemegang saham, masyarakat, dan negara.

Bertabur Penghargaan

Sebagai bukti jika layanan BNI dalam transaksi perbankan benar-benar diakui berkualitas, dibuktikan dengan banyaknya perhargaan yang telah berhasil diraih. Terbaru BNI meraih tujuh penghargaan internasional dari dua ajang bergengsi, yakni The Asset Triple A Treasury Awards 2026 dan The Asian Banker Awards 2026.

Capaian tersebut memperkuat posisi BNI dalam layanan wholesale transaction banking, treasury, cash management, supply chain, pembayaran, serta digital banking.

Menurut Okki, penghargaan internasional tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi perseroan dalam mengembangkan solusi keuangan bagi nasabah korporasi, institusi, sektor publik, hingga mitra strategis di berbagai industri.

“Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi BNI sebagai penyemangat dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan inovasi bisnis ke depan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Pada ajang The Asset Triple A Treasury Awards 2026 yang digelar di Four Seasons Hotel, Hong Kong, BNI memperoleh tiga penghargaan. Ketiganya meliputi Best Service Providers untuk kategori Transaction Bank di Indonesia, Best in Treasury and Working Capital untuk kategori Public Sector di Indonesia, serta Best Payments & Collections Solution di Indonesia.

Sebelumnya, BNI juga meraih empat penghargaan dalam The Asian Banker Awards 2026 pada ajang Business Achievement Awards Ceremony & Gala Dinner 2026 di Hotel Mandarin Oriental Malaysia.

Penghargaan tersebut mencakup Best Cash Management Bank in Indonesia 2026, Best Payment Bank in Indonesia 2026, Best Digital KYC/Onboarding Initiative melalui BNI’s API Digital Service Portal, serta Best Financing Supply Chain Management in Indonesia melalui kolaborasi dengan Pertamina Patra Niaga.

Okki menilai, penghargaan tersebut tidak hanya mencerminkan kualitas layanan BNI, tetapi juga menunjukkan kuatnya kolaborasi perseroan dengan para mitra strategis dalam membangun ekosistem transaksi keuangan yang efisien, aman, dan terintegrasi.

“Kolaborasi bersama mitra strategis menjadi bukti nyata bagaimana solusi wholesale transaction dan solusi digital BNI mampu mendukung pertumbuhan bisnis nasabah sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran nasional,” katanya.

Menurut Okki, solusi supply chain financing bersama Pertamina Patra Niaga mempertegas peran BNI dalam mendukung sektor strategis nasional.

Rangkaian penghargaan internasional ini menjadi pendorong BNI untuk terus memperkuat inovasi layanan keuangan digital dan transaction banking. Perseroan berkomitmen menghadirkan solusi yang adaptif, aman, dan berdaya saing global untuk mendukung kebutuhan transaksi nasabah di berbagai sektor.

Transformasi Berkelanjutan

Kedepan, BNI tak boleh puas begitu saja dengan prestasi yang telah diraih, karena dunia ini terus berjalan dengan segala kemajuannya. Berhenti sebentar saja, akan membuat BNI ditinggalkan oleh kompetitor lainnya.

Apalagi pergerakan bank digital yang tak memerlukan kantor yang banyak, terus tumbuh bak cendawan di musim hujan. Mereka menawarkan berbagai kemudahan untuk menggaet nasabah baru.

BNI tentunya jangan sampai tidak kebagian kue ini, dengan juga menjalin kerjasama dengan banyak pihak terkait untuk meraih nasabah baru.

Selain itu, usaha memaksimalkan peran Aplikasi Wondr by BNI juga harus terus ditingkatkan. Salah satu caranya dengan memberikan hadiah poin atau koin check in harian, bagi mereka yang telah mengunduh Aplikasi Wondr by BNI.

Poin ataupun koin yang mereka raih, nanti bisa dijadikan uang yang bisa ditabungkan langsung di Aplikasi Wondr by BNI atau belanja di Aplikasi Wondr by BNI. Dengan hanya menjadikan nomor ponsel mereka sebagai nomor rekening, tentunya akan semakin banyak nasabah baru yang bisa digaet.

Dengan cara jitu seperti ini, BNI tak hanya mendapatkan banyak nasabah baru, tapi juga bisa menjual iklan untuk aplikasi game atau aplikasi lainnya yang ingin tayang di Aplikasi Wondr by BNI.

Para pemasang iklan ini tentunya akan melihat jumlah unduhan Aplikasi Wondr by BNI di playstore, appstore atau lainnya. Dengan demikian, urusan memberi imbalan koin ataupun poin untuk calon nasabah baru, sudah terselesaikan dengan gemilang.

Transformasi digital yang dilakukan Aplikasi Wondr by BNI tentunya akan memberikan dampak besar bagi Indonesia. Dengan sendirinya, pada ulang tahun yang akan datang, Aplikasi Wondr by BNI bakal menjadi aplikasi perbankan nomor satu di Indonesia dan akan menjadi teladan perbankan di dunia. (*)