Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik, Petani Sambut Kabar Gembira

PEKANBARU – Dinas Perkebunan Provinsi Riau resmi menetapkan harga baru Tandan Buah Segar (TBS) kemitraan plasma untuk periode 9–15 Juli 2025, dengan tren kenaikan yang cukup menggembirakan.

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Syahrial Abdi, mengungkapkan bahwa penetapan harga kali ini telah menggunakan tabel rendemen baru hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan yang telah disepakati oleh tim.

Hasilnya, harga TBS untuk kelompok umur 9 tahun mengalami kenaikan tertinggi sebesar Rp 31,36/Kg atau naik 0,95 persen dibandingkan minggu sebelumnya.

“Dengan kenaikan tersebut, harga pembelian TBS petani untuk kelompok umur 9 tahun ditetapkan menjadi Rp 3.316,24/Kg, dan berlaku untuk satu minggu ke depan,” ujar Syahrial dalam keterangannya, Selasa (8/7).

Ia juga menjelaskan bahwa harga cangkang sawit ditetapkan sebesar Rp 18,50/Kg, berlaku untuk satu bulan ke depan.

Sementara itu, indeks K yang digunakan adalah 92,31 persen, juga untuk satu bulan.

Baca Juga  Diduga Akibat Pelecehan, Tabrakan Beruntun Libatkan Taksi Online dan Motor di Pekanbaru

Dari sisi penjualan, harga minyak sawit mentah (CPO) tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp 115,26, sedangkan harga kernel melonjak hingga Rp 162,47 dibanding minggu sebelumnya.

Namun, beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tercatat tidak melakukan penjualan. Sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01 Tahun 2018 Pasal 8, harga CPO dan kernel yang digunakan dalam penetapan adalah harga rata-rata tim.

Apabila validasi dua diterapkan, maka digunakan harga rata-rata KPBN (Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara), yakni Rp 13.783,33 untuk CPO dan Rp 10.155,00 untuk kernel.

“Kenaikan harga TBS kali ini disebabkan oleh menguatnya harga CPO dan kernel di pasar. Ini memberikan dampak positif langsung terhadap pendapatan petani plasma,” tambahnya.

Syahrial juga menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menyempurnakan tata kelola penetapan harga agar sesuai regulasi dan mengedepankan keadilan bagi seluruh mitra.

“Membaiknya tata kelola ini adalah hasil kerja sama semua pihak, termasuk dukungan dari Pemprov Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen ini sangat penting dalam memastikan pendapatan petani meningkat dan kesejahteraan masyarakat terangkat,” katanya.

Baca Juga  Jelang Operasi Ketupat, Ditlantas Polda Riau Gencarkan Penertiban ODOL dan Travel Gelap

Berikut daftar harga TBS Kemitraan Plasma Riau Periode 9–15 Juli 2025 berdasarkan umur tanaman:

Umur 3 Tahun: Rp 2.546,46

Umur 4 Tahun: Rp 2.895,49

Umur 5 Tahun: Rp 3.071,47

Umur 6 Tahun: Rp 3.206,64

Umur 7 Tahun: Rp 3.274,69

Umur 8 Tahun: Rp 3.313,51

Umur 9 Tahun: Rp 3.316,24

Umur 10–20 Tahun: Rp 3.297,54

Umur 21 Tahun: Rp 3.244,40

Umur 22 Tahun: Rp 3.193,14

Umur 23 Tahun: Rp 3.138,74

Umur 24 Tahun: Rp 3.078,95

Umur 25 Tahun: Rp 3.011,90

Dengan tren positif ini, diharapkan semangat petani semakin meningkat dalam menjaga produktivitas dan kualitas kebun mereka.

Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung ekosistem sawit yang sehat dan berkelanjutan.