Tumbuh Literasi dan Minat Baca di Payakumbuh, Pemko Gelar Sarasehan Integrasi Penguatan Sisi Hulu dan Hilir

Payakumbuh – Dalam rangka menumbuhkembangkan literasi dan minat baca di Payakumbuh, Pemko setempat menggelar Sarasehan Integrasi Penguatan Sisi Hulu dan Hilir. Kegiatan itu digelar di Pendopo Rumah Dinas Walikota Payakumbuh, dengan menghadirkan Ketua Umum Pengurus Pusat Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Indonesia Kang Opik, sebagai narasumber beserta tim dan Badan Bahasa Kemendikbud RI.

Pj. Walikota Payakumbuh Suprayitno, kepada Singgalang, Sabtu (6/7), mengatakan, sarasehan integrasi literasi ini sangat baik untuk meningkatkan literasi serta minat baca masyarakat di Payakumbuh. Apalagi masyarakat Payakumbuh sudah terkenal gemar membaca sejak dulu.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Payakumbuh, mengucapkan selamat datang kepada Kang Opik dan tim, serta rombongan Badan Bahasa Kemendikbud RI. Hal ini juga menjadi prioritas kita yang sangat concern terhadap persoalan literasi dan budaya. Maka dari itu, masyarakatnya perlu memiliki tingkat literasi yang lebih tinggi dari kabupaten dan kota lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, dirinya ingin Payakumbuh tidak hanya maju dalam infrastruktur kotanya saja, tetapi juga maju dalam literasi dan budayanya. “Tahun 2045 kita akan menyambut Indonesia emas, nyatanya minat baca masyarakat Indonesia masih sangat rendah, tentu ini sangat bertolak belakang dengan cita-cita kita. Oleh karena itu, kita ingin menggeliatkan literasi di Payakumbuh menjadi lebih hebat,” tambahnya lagi.

Baca Juga  Pemko Payakumbuh Gelar Sayembara Logo 50 Tahun

Dikatakan, dirinya sangat yakin kegiatan yang dilakukan itu akan menjadi salah satu wadah untuk bertukar pikiran dan ide dalam literasi dan kesastraan. “Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi para pegiat literasi dan sastrawan Payakumbuh untuk bertukar pikiran dan mengkolaborasikan ide, hingga dapat menggaungkan nama Payakumbuh di kancah nasional dan internasional,” katanya optimis.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Prima Yanuarita, secara terpisah, mengatakan, pihaknya beserta jajaran telah melakukan berbagai macam kegiatan literasi yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

“Saat ini Payakumbuh memiliki 40 Taman Bacaan Masyarakat, empat diantaranya TBM mandiri dan 36 lainnya adalah TBM kelurahan yang telah mendapat bantuan dari Perpusnas sebanyak lebih kurang 1.000 buku. Kami berkomitmen untuk mendukung para pegiat literasi maupun masyarakat Payakumbuh untuk terus membaca dan berkarya,” ucapnya.

Baca Juga  Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah Warga di Gantiang

Sebelumnya, Tim Badan Bahasa Kemendikbud RI Putri, mengingatkan bahwa literasi bukan hanya tentang baca tulis, melainkan melekat dalam seluruh aspek kehidupan. “Payakumbuh ini gudangnya sastrawan dan lumbungnya orang-orang hebat. Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat menjalin sinergitas untuk meningkatkan minat baca di Payakumbuh,” ujarnya.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyerahan e-Book dari Tim Badan Bahasa Kemendikbud RI ke Pemko Payakumbuh yang diterima langsung oleh Pj. Wako Suprayitno sebagai Wali Kota pertama se Indonesia yang menerimanya. Turut hadir Tim Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat, Asisten I Dafrul Pasi, Ketua TP-PKK sekaligus Bunda Literasi Payakumbuh Cece Rida Ananda, Staf Ahli, Kadis Parpora, Kadis Pendidikan, Duta Baca Payakumbuh. (207)