Batusangkar– Keindahan alam di Nagari Padang Laweh Malalo Kecamatan Batipuh Selatan membuat bermunculannya destinasi wisata.
“Keindahan alam yang mempesona sepanjang tepian Danau Singkarak dan dari atas Puncak Makau merupakan berkah yang mesti disyukuri,” kata Bupati Eka Putra dihadapan masyarakat dan jemaah masjid Taqwa Padang Laweh Malalo malam kemarin.
Atas anugerah itu, ia harapkan dukungan masyarakat memperlihatkan keramahtamahan dalam menerima kunjungan wisatawan.
Bupati dalam kunjun TSF khusus tersebut didampingi Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra, Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Thamrin, Kepala BKPSDM Desi Tri Korina, Kadis PMDPPKB Abdurrahman Hadi, Kadis Perkim LH Novi Hendri, Kadis sosial dan PPPA Afrizon, Kabag Administrasi Pembangunan Ten Ferry, camat, Forkopimca dan wali nagari.
“Masyarakat Nagari Padang Laweh Malalo patut bersyukur, dimana objek wisata Tan Kayo dan Puncak Makau menjadi tempat favorit kunjungan masyarakat di Sumatera Barat,” ujarnya.
Dikatakan, dengan tingginya kunjungan wisatawan ke sini, masyarakat bisa memaksimalkan peluang itu untuk meningkatkan perekonomian dengan berdagang produk kuliner, terutama makanan khas nagari Padang Laweh Malalo, seperti sala baraia dan hasil UMKM lainnya.
Eka Putra menambahka kunjungan ini merupakan bagian dari program Pemkab untuk bertemu dan memperkuat silaturahmi, serta menyerap aspirasi dan informasi permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, sebagai bahan evaluasi bagi untuk kelanjutan pembangunan di Tanah Datar.
Ia memuji remaja nagari ini, dimana sudah beberapa masjid dikunjungi, masjid ini yang jamaahnya diramaikan anak anak dan remaja yang bertahan sampai selesai.
Bupati juga harapkan dukungan masyarakat untuk menyukseskan iven nasional terbang layang (troi) Puncak Makau untuk menarik kunjungan wisatawan yang mana target dua juta orang pada 2023 ini tercapai. (ydi)












