PAYAKUMBUH – Upaya Pemko Payakumbuh melangsungkan proses belajar tatap muka secara penuh sudah bulat. Buktinya, dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan di Aula Ngalau Indah Balaikota Payakumbuh, Rabu (26/01), Pemko Payakumbuh akan memfokuskan pemberian vaksin Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun.
Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, kepada wartawan usai rakor itu, mengatakan, tujuan dari hal tersebut semata-mata untuk melindungi para pelajar dari bahaya penularan covid-19, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan aman. “Semoga ini semua menjadi perhatian kita semua dan semua masyarakat kita terlindungi. Sehingga proses belajar tatap muka secara penuh bisa kita gelar dengan segera tanpa ada rasa was-was lagi dari orang tua siswa,” ujarnya.
Menurutnya, bagi masyarakat yang belum divaksin tetap bisa datang ke fasilitas layanan kesehatan yang ada di Kota Payakumbuh. Termasuk juga lansia yang belum divaksin akan tetap dilayani. “Selain itu, bagi masyarakat kita yang komorbid tetap kita fasilitasi kalau mereka ingin melakukan pemeriksaan sebelum diberikan vaksin. Kepada lurah, kita juga tekankan agar tetap mensosialisasikan ke masyarakat akan pentingnya vaksinasi ini,” tambahnya.
Kabid P3 dan Kesmas Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Fatmanelly, secara terpisah, menyampaikan, untuk masyarakat yang sudah berumur diatas 18 tahun, sudah bisa menerima dan diberikan vaksin boosternya. “Masing-masing kita itu bisa melakukan pengecekan diakun peduli lindungi untuk melihat e-tiketnya. Kalau sudah tersedia, bisa langsung mengunjungi fasilitas layanan kesehatan terdekat,” ucapnya.
Sementara itu, pemberian vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun sudah mulai dilaksanakan di sekolah-sekolah yang sudah menyetujui pelaksaan vaksinasi bagi anak didiknya. Salah satunya pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SDN 5 Payakumbuh. Dimana sebanyak 108 orang siswa yang menjadi sasaran vaksinasi, 97 sudah menerima vaksin dan 11 orang ditunda.
Vaksinasi yang berlangsung di sekolah itu, dilaksanakan oleh petugas vaksinator dari Puskesmas Air Tabit dan didampingi oleh Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nelwita, Pengawas SD Syarfionarita, Lurah Balai Jaring Musliadi, Bhabinkamtibmas Hendri Mulyadi, Babinsa Jasrial Z dan Komite SDN 05 Payakumbuh Irsal Dt. Marajo Labiah.
Kepala SDN 5 Payakumbuh Yulianti, kepada wartawan, memberikan apresiasi kepada wali murid yang telah mengizinkan siswanya mengikuti vaksinasi, demi mendukung terciptanya herd immunity di sekolah. Disamping itu, Yulianti juga mengucapkan terimakasih atas kesabaran petugas vaksinator saat proses pelaksanaannya.
“Peserta didik yang kurang sehat ditangguhkan vaksinasinya, jika peserta didik deman setelah vaksin langkah awal berikan obat demam seperti Paracetamol. Kemdian jika ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), maka pihak sekolah akan menghubungi tim kesehatan Puskemas Air Tabit. Bagi beberapa orang lagi siswanya peserta vaksinasi yang ditunda hari ini akan dilaksanakan vaksinasi selanjutnya di lain hari,” kata Yulianti. (bul)












