Shintia Melina, Diantar Rekan Seprofesi ke Tempat Peristirahatan Terakhir

oleh
Isak tangis keluarga korban tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT610 saat melihat kuburan, Shintia Melina di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggu Hitam, Jumat (9/11). (givo alputra)
PADANG-Isak tangis keluarga korban Lion Air JT610 tak terbendung saat melihat peti mayat, Shintia Melina (25), setiba di rumah duka, Jumat (9/11).
Pramugari berusia 26 tahun itu diberangkatkan dari Jakarta  11.40 WIB dan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menggunakan pesawat JT 250 CGK PDG Lion Air pukul 13.41 WIB.
Isak tangis keluarga melepas Shintia Melina, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam, JUmat (9/11). (givo alputra)

 

Selepas itu, peti jenazah bewarna coklat tersebut langsung dibawa ke rumah duka  yang berada di Perumahan Vilaku Indah, Jalan Handayani, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.
Kepergian jenazah juga diantar teman seprofesi hingga tempat peristirahat terakhirnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggu Hitam.
Korban jatuhnya pesawat tujuan Jakarta- Pangkal Pinang dua minggu yang lalu itu merupakan satu delapan orang Minang. (givo)
Loading...