PADANG – Malaysia optimis kunjungan wisatawan asal Sumatera Barat ke Malaysia tahun 2026 meningkat, demikian pula hendaknya kunjungan wisatawan Malaysia ke daerah ini.
“Karena sebagai bangsa serumpun, kita (Malaysia-Sumatera Barat) memiliki unsurkesamaan budaya dan bahasa dan ini akan mengekalkan hubungan antara Malaysia dan Sumatera Barat,” ujar Rosalina Binti Abdul Rahim, Konsul Pelancongan Konsulat Jeneral Malaysia Medan yang didampingi Marketing Manager Tourism Malaysia Medan, TW Harsono Pane dalam pertemuan silaturahmi dengan Redaktur/Koordinator Liputan Harian Singgalang, Soesilo Abadi Piliang di Hotel Santika, Padang, Jumat malam (13/2).
Guna menarik banyak kunjungan wisatawan sebanyak-banyaknya, Tourism Malaysia telah siap bekerjasama dengan semua asosiasi di bawah naungan asosiasi-asosiasi perjalanan resmi di Sumbar.
Rosalina menyebutkan, beberapa program pariwisata Malaysia dalam mendukung Visit Malaysia Year 2026 diantaranya Bazar Kuliner Malaysia, Event Moto GP Sepang, Health Tourism, Wisata Belanja dan program lainnya.
Strategi promosi VM2026 dirancang dengan tema “Surreal Experiences”, yang menonjolkan pengalaman yang tidak biasa dan berkesan selama berada di Malaysia mulai dari keindahan alam tropis, kekayaan budaya, hingga pengalaman urban modern.
Kampanye ini akan menampilkan lebih dari 320 program berskala besar yang tersebar di berbagai kota dan wilayah sepanjang tahun 2026.
Strategi promosi VM2026 dengan tema “Surreal Experiences” difokuskan untuk menampilkan keunikan budaya, keragaman, dan keharmonisan masyarakat Malaysia, yang dikombinasikan dengan keramahtamahan khas.
Tema ini bertujuan menawarkan pengalaman wisata yang luar biasa dan tak terlupakan, menonjolkan warisan multikultural dari etnis Melayu, Tionghoa, India, serta penduduk asli, sesuai dengan semangat “Malaysia, Truly Asia”.
Ia menyebut pada tahun 2025 lalu, dari Januari hingga November, setidaknya ada 3,8 juta wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Malaysia.
“Di tahun 2026 pastinya Malaysia menargetkan lebih banyak lagi turis dari Indonesia,” katanya.
Tingginya jumlah wisatawan Indonesia ke Malaysia didorong oleh infrastruktur transportasi.
Saat ini terdapat 396 penerbangan langsung AirAsia dari 16 kota di Indonesia ke Malaysia setiap minggu, dengan total kapasitas tempat duduk 72.822 kursi, seperti dilaporkan Bernama.












