PADANG – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, membuka pertandingan cabang olahraga (cabor) panahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat di Lapangan Panahan Semen Padang, Jumat (2/10/2026) pagi.
Pembukaan pertandingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan Porprov yang mempertemukan atlet dari berbagai kabupaten dan kota.
Dalam sambutannya Erianto menyampaikan apresiasi kepada KONI Sumatera Barat dan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sumbar atas kepercayaan kepada Padang sebagai salah satu tuan rumah pertandingan.
Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan tertib, aman dan lancar serta tetap mengedepankan sportivitas.
Erianto juga menyatakan Pemko bersama KONI Padang siap apabila kembali mendapatkan kepercayaan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Porprov pada masa mendatang.
Bonus bagi Atlet Berprestasi
Erianto juga menegaskan perhatian KONI Kota Padang terhadap atlet yang memperkuat kontingen daerah pada Porprov.
Ia mengatakan, atlet Kota Padang yang berhasil meraih prestasi telah disiapkan bonus sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan capaian mereka selama mengikuti pertandingan.
Erianto juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu serta memfasilitasi kontingen Kota Padang selama mengikuti rangkaian Porprov.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Perpani Sumbar Firdaus mengatakan Porprov XVI Sumbar 2026 menjadi salah satu momentum penting dalam proses pembinaan atlet panahan di Sumbar
Firdaus menyambut kedatangan para atlet, official, pelatih, wasit dan seluruh pihak yang terlibat dalam pertandingan panahan.
Ia mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan mematuhi ketentuan pertandingan.
Ia berharap Porprov menjadi momentum untuk menemukan sekaligus mengembangkan bibit-bibit baru olahraga panahan di Sumbar.
Firdaus mengatakan perkembangan olahraga panahan Indonesia di berbagai kompetisi internasional juga dapat menjadi motivasi bagi atlet dan generasi muda di daerah.
Firdaus menegaskan pembinaan panahan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Pembinaan tersebut, menurutnya, tidak hanya berorientasi pada keikutsertaan atlet dalam kompetisi, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi.
Untuk mendukung pembinaan tersebut, ia meminta dukungan berbagai pemangku kepentingan olahraga, termasuk KONI pemerintah daerah dan stakeholder terkait. (r)












