PADANG – Komitmen PT Bank Nagari dalam mendukung pembangunan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Sumatera Barat mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Bank kebanggaan masyarakat Sumbar itu dianugerahi penghargaan sebagai BUMD Peduli Lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSL-BU).
Penghargaan diterima oleh Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra bertepatan dengan Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat di Istana Gubernur Sumatera Barat, baru-baru ini. Bagi Bank Nagari, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian perusahaan. Apresiasi itu sekaligus menjadi dorongan untuk memperkuat peran sebagai BUMD yang keberadaannya diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.
Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra mengatakan penghargaan sebagai BUMD Peduli Lingkungan menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran perusahaan. Namun, di sisi lain, penghargaan tersebut juga menjadi pengingat agar Bank Nagari tidak berhenti meningkatkan kontribusinya.
“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Bank Nagari. Namun yang lebih penting, penghargaan ini menjadi pengingat dan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kontribusi Bank Nagari bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Gusti Candra.
Menurutnya, TJSL merupakan bagian dari tanggung jawab Bank Nagari sebagai BUMD yang tumbuh bersama masyarakat Sumatera Barat. “Bagi kami, TJSL bukan sekadar program perusahaan, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab Bank Nagari sebagai BUMD yang tumbuh dan berkembang bersama Sumatera Barat,” katanya.
Gusti Candra menilai keberlanjutan perusahaan memiliki hubungan erat dengan kondisi masyarakat dan lingkungan. Karena itu, program sosial dan lingkungan harus dirancang dengan mempertimbangkan manfaat jangka panjang. “Kami ingin setiap program TJSL Bank Nagari memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan memberikan dampak positif bagi lingkungan,” ujarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Bank Nagari akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, pemerintah kabupaten dan kota, masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi dinilai penting karena persoalan lingkungan dan pembangunan daerah tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu pihak. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, komunitas dan pemangku kepentingan lainnya memiliki peran yang dapat disinergikan.
Melalui kerja sama tersebut, Bank Nagari berharap program TJSL dapat semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi lingkungan di masing-masing daerah. Sebagai BUMD, Bank Nagari juga memandang keberhasilan perusahaan tidak dapat dilepaskan dari perkembangan daerah tempat perusahaan beroperasi.
Pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan menjadi bagian yang saling berkaitan. Karena itu, Bank Nagari berupaya menempatkan program TJSL sebagai salah satu bentuk kontribusi perusahaan terhadap pembangunan Sumatera Barat.
Gusti Candra menegaskan, Bank Nagari ingin terus memperluas peran perusahaan di tengah masyarakat. “Bank Nagari ingin terus hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam menjawab berbagai kebutuhan pembangunan daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan perkembangan masyarakat dan terjaganya lingkungan. “Kami percaya bahwa ketika masyarakat tumbuh dan lingkungan terjaga, maka Bank Nagari juga akan tumbuh secara berkelanjutan bersama Sumatera Barat,” katanya. (Soe)












