PSPS Pekanbaru Gagal Lolos Langsung ke Liga 1, Harus Berjuang di Playoff

 

PEKANBARU – Harapan PSPS Pekanbaru untuk meraih tiket langsung ke Liga 1 harus tertunda setelah takluk 1-2 dari PSIM Yogyakarta dalam laga krusial di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (17/2/2025).

Kekalahan ini membuat PSPS harus menempuh jalur playoff untuk menjaga asa promosi.

Sejak awal laga, PSPS Pekanbaru menghadapi tekanan berat dari PSIM yang didukung lebih dari 11.000 pendukungnya.

Baru 12 menit berjalan, gawang PSPS kebobolan melalui eksekusi penalti Rafinha setelah pelanggaran dilakukan di kotak terlarang.

Tertinggal 0-1, PSPS mencoba bangkit dengan membangun serangan dari sektor sayap.

Namun, insiden krusial terjadi pada menit ke-32 saat Iman Fathurrahman diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras di luar kotak penalti.

Baca Juga  Oknum Polisi yang Tikam Rekan Segera Disidang

Bermain dengan 10 pemain, PSPS tetap menunjukkan mental petarung.

Pada menit ke-36, giliran PSPS mendapat penalti setelah pemain PSIM melanggar di area kotak terlarang.

Ilham Fathoni yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik, membawa PSPS menyamakan kedudukan 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, meski kalah jumlah pemain, PSPS tetap memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali mengancam pertahanan PSIM.

Namun, koordinasi yang baik dari lini belakang PSIM membuat serangan PSPS tidak berbuah gol.

Ketika laga tampak akan berakhir imbang, PSPS kembali kehilangan fokus di menit akhir.

Pada menit ke-87, mantan pemain PSPS, Omid Popalzay, mengirim umpan matang kepada Roken Tampubolon yang langsung melepaskan tendangan keras ke pojok kanan gawang.

Baca Juga  Pelajar Asal Dharmasraya Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Kota Pekanbaru

Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 untuk PSIM Yogyakarta.

Kekalahan ini membuat PSIM Yogyakarta berhak lolos ke Liga 1 mendampingi Bhayangkara FC.

Sementara PSPS Pekanbaru masih memiliki peluang promosi melalui jalur playoff.

PSPS kini menunggu hasil pertandingan antara Persela Lamongan dan Persijap Jepara pada Selasa (18/2).

Pemenang dari duel tersebut akan menjadi lawan PSPS dalam laga penentuan tiket terakhir ke Liga 1.

Dengan persaingan yang semakin ketat, PSPS harus segera berbenah untuk menghadapi laga hidup-mati ini dan menjaga asa berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.(*)