Program 100 Hari Kepala Daerah Harus Berdampak Langsung Bagi Masyarakat

Payakumbuh – Walikota Payakumbuh Zulmaeta, menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif dan berdampak langsung bagi masyarakat melalui program 100 hari kerja.

Program ini menjadi langkah awal dalam mengimplementasikan agenda strategis yang telah ditetapkan, dengan fokus utama pada peningkatan pelayanan publik, pengendalian inflasi, serta penurunan angka kemiskinan dan stunting.

“Sejak awal saya dilantik, saya ingin memastikan bahwa masyarakat merasakan manfaat nyata dari pemerintahan ini. Program 100 hari kerja ini kami susun dengan cermat agar dampaknya bisa langsung dirasakan, terutama dalam hal pelayanan publik, pengendalian inflasi dan pengentasan kemiskinan,” kata Wako Zulmaeta, Di Gedung DPRD Kota Payakumbuh, Senin (3/3).

Baca Juga  Segelas Teh Telur Pinang di Payakumbuh

Dalam penyusunan dan pelaksanaan program 100 hari kerja ini, Zulmaeta menekankan pentingnya efisiensi anggaran. Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025, pemerintah daerah akan melakukan penghematan belanja agar anggaran yang tersedia dapat digunakan secara lebih produktif.

Selain itu, Wako Zulmaeta menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan sinergi antara berbagai pihak, termasuk DPRD, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, serta komunitas sosial. Pemerintah juga mengajak semua elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan dengan memberikan masukan dan saran yang konstruktif.

Baca Juga  Dinas PUPR Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RDTR

“Kemajuan Payakumbuh bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Saya mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan dalam membangun Payakumbuh yang lebih maju dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan berbagai langkah strategis ini, diharapkan program 100 hari kerja di bawah kepemimpinan Zulmaeta dan Elzadaswarman dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat daya saing Kota Payakumbuh. (207)