Padang  

Prodi Sistem Informasi dan Ilmu Komunikasi Unidha Kembangkan Aplikasi SoBat untuk Anak Tunagrahita di SLB N 1 Padang

Padang – Program Studi Sistem Informasi Universitas Dharma Andalas melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) mengembangkan aplikasi pembelajaran berbasis Android bernama SoBat (Solusi Bagi Anak Tunagrahita). Aplikasi ini dirancang sebagai media pembelajaran interaktif untuk membantu meningkatkan kualitas pembelajaran siswa tunagrahita di SLB Negeri 1 Padang.

Kegiatan PKM ini diketuai oleh Putri Anggraini, S.Kom., M.Kom., dengan anggota dosen Ria Edlina, S.I.Kom., M.I.Kom. dan Sularno, S.Kom., M.Kom. Program ini juga melibatkan lima orang mahasiswa, yaitu M. Hasrul Harafat, David Saputra, Andri Candra, Azzahra Bonyfa Rahma, dan Aulia Putri Mardhotila.

SLB Negeri 1 Padang merupakan lembaga pendidikan khusus yang berlokasi di Jalan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Sekolah ini menyelenggarakan pendidikan pada jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB dengan jumlah 129 siswa, 33 guru, tujuh tenaga kependidikan, dan 25 ruang kelas. Setiap kelas menampung sekitar tiga hingga enam siswa agar proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan individual peserta didik.

Program ini dilaksanakan untuk menjawab keterbatasan media pembelajaran digital yang sesuai dengan karakteristik anak tunagrahita. Selama ini, proses pembelajaran masih banyak menggunakan buku cetak, papan tulis, dan alat peraga sederhana. Kondisi tersebut menyebabkan guru harus menyampaikan serta mengulang materi secara manual, sedangkan siswa cenderung mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi, mengingat, dan memahami instruksi yang kompleks.

Ketua Tim PKM, Putri Anggraini menjelaskan bahwa aplikasi SoBat dirancang dengan mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan belajar anak tunagrahita. Aplikasi tersebut menggunakan tampilan sederhana, ikon berukuran besar, warna kontras, bahasa yang mudah dipahami, dan navigasi yang tidak rumit.

“SoBat menerapkan konsep satu layar satu materi agar siswa lebih mudah memusatkan perhatian. Materi disampaikan melalui perpaduan visual dan audio sehingga dapat membantu siswa memahami dan mengingat materi secara bertahap,” jelasnya.

Baca Juga  PMI Siapkan 1 Juta Paket Bantuan PHBS Untuk Masyarakat Hadapi Covid-19

Aplikasi SoBat menyediakan berbagai materi pembelajaran dasar, seperti pengenalan huruf, angka, hewan, dan objek di sekitar siswa. Aplikasi ini juga dilengkapi permainan edukatif, video pembelajaran, serta fitur audio dan text-to-speech untuk membantu siswa yang memiliki hambatan dalam membaca maupun berkomunikasi.

Salah satu keunggulan aplikasi SoBat adalah dapat digunakan secara offline. Dengan demikian, guru dan siswa dapat memanfaatkan aplikasi tanpa bergantung pada kestabilan jaringan internet. Ukuran aplikasi yang relatif ringan, yaitu sekitar 50–100 MB, juga memungkinkan SoBat dipasang pada berbagai perangkat Android tanpa membutuhkan spesifikasi perangkat yang tinggi.

Pelaksanaan program dilakukan secara partisipatif melalui sejumlah tahapan, yaitu sosialisasi, identifikasi kebutuhan pembelajaran, pengembangan aplikasi, uji coba dan penyempurnaan aplikasi, pelatihan guru, implementasi di kelas, pendampingan, serta evaluasi. Guru SLB Negeri 1 Padang dilibatkan secara aktif dalam menyesuaikan materi, menguji aplikasi, dan memberikan masukan agar teknologi yang dikembangkan sesuai dengan kondisi pembelajaran di sekolah.

Dalam pembagian tugas tim, Putri selaku ketua bertanggung jawab mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan, mengendalikan perencanaan program, menjalin komunikasi dengan pihak SLB Negeri 1 Padang, serta mengawasi pengembangan dan penerapan aplikasi SoBat.

Ria Edlina berperan memberikan pendampingan akademik dan pedagogis, membantu perancangan serta validasi materi pembelajaran, dan mendukung evaluasi efektivitas penggunaan aplikasi. Sementara itu, Sularno bertugas memberikan pendampingan teknis dan konseptual, menyusun modul panduan, serta mendampingi pelatihan dan implementasi aplikasi di kelas.

Mahasiswa yang terlibat juga memiliki peran penting dalam pelaksanaan kegiatan. M. Hasrul Harafat membantu pengembangan dan pengujian aplikasi serta pelaksanaan pelatihan guru. David Saputra mendukung pengembangan konten visual dan audio serta pengumpulan data evaluasi. Andri Candra mendampingi guru dan siswa dalam penggunaan aplikasi serta membantu observasi pembelajaran. Azzahra Bonyfa Rahma bertanggung jawab dalam dokumentasi dan penyusunan laporan kegiatan. Adapun Aulia Putri Mardhotila membantu koordinasi teknis, administrasi, logistik, sosialisasi, dan pelatihan.

Baca Juga  Walikota Hendri Septa Santuni Keluarga Bripda Muhammad Iqbal

Selain mengembangkan aplikasi, tim PKM juga memberikan pelatihan kepada guru mengenai cara mengoperasikan SoBat dan mengintegrasikannya ke dalam kegiatan belajar mengajar. Guru turut memperoleh modul panduan penggunaan aplikasi sehingga media pembelajaran tersebut dapat terus digunakan secara mandiri setelah program PKM selesai.

Melalui penerapan aplikasi SoBat, siswa diharapkan menjadi lebih tertarik, fokus, dan aktif mengikuti pembelajaran. Materi dapat dipelajari secara berulang sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa. Sementara itu, guru memperoleh alternatif media pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan inklusif.

Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan keempat, yaitu mewujudkan pendidikan berkualitas yang inklusif dan berkeadilan. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan teknologi dalam bidang pendidikan.

Kehadiran aplikasi SoBat diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi SLB Negeri 1 Padang, tetapi juga dapat dikembangkan dan diterapkan pada lembaga pendidikan khusus lainnya. Kolaborasi antara Program Studi Sistem Informasi Universitas Dharma Andalas dan SLB Negeri 1 Padang ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pembelajaran digital yang lebih ramah, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus. (*)