MUARO SIJUNJUNG – Polres Sijunjung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di Jorong Hilie Pasar Jumat, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Sabtu (16/5).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Sijunjung, Deny A.H, dan melibatkan unsur Forkopimda, Dinas Pertanian, Bulog, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, mahasiswa, hingga Bhabinkamtibmas yang selama ini aktif mendampingi kelompok tani binaan Polri.
Dalam sambutannya, Kompol Deny A.H menegaskan bahwa panen raya ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan kosong maupun lahan tidur agar bernilai produktif.
“Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hasil panen, tetapi juga memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional di tengah tantangan ekonomi global,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan panen jagung tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, di mana Polri hadir tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga sebagai mitra dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Jagung dipilih sebagai komoditas utama karena memiliki nilai strategis, baik sebagai bahan pangan maupun pakan ternak. Selain itu, tingginya permintaan pasar dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Jagung adalah tanaman yang relatif mudah dibudidayakan dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Dengan memanfaatkan lahan kosong, masyarakat bisa memperoleh tambahan pendapatan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utamanya,” jelasnya.
Kegiatan ini juga menegaskan peran aktif Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat, mulai dari proses penanaman hingga panen. Kehadiran mereka di tengah kelompok tani diharapkan semakin mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.
Masyarakat Jorong Hilie Pasar Jumat menyambut antusias kegiatan panen raya tersebut. Salah seorang anggota kelompok tani binaan Polri, Neli (52), mengaku bersyukur atas hasil panen yang diperoleh.
“Kalau tidak ada pendampingan dari Bhabinkamtibmas, mungkin kami masih ragu menggarap lahan kosong ini. Alhamdulillah sekarang lahan tidur bisa menjadi sumber rezeki baru,” katanya.
Sementara itu, Kepala Jorong Hilie Pasar Jumat menilai program tersebut memberi dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
“Kami sangat terbantu dengan adanya kerja sama ini. Warga tidak hanya mendapatkan hasil panen, tetapi juga belajar teknik bercocok tanam yang lebih efektif,” ujarnya.
Ke depan, Polres Sijunjung berkomitmen memperluas cakupan program dengan menggandeng lebih banyak nagari di wilayah hukumnya guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III tersebut ditandai dengan panen simbolis oleh Wakapolres Sijunjung bersama unsur Forkopimda, Dinas Pertanian, Bulog, camat, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.
Program ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk menjadikan sektor pertanian sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat nagari. (sbd)












