Padang  

Pemko Padang Minta Maaf ke Ketua KPU Sumbar

Sekda Kota Padang, Amasrul bersama petugas perbatasan PSBB Lubuk Paraku meminta maaf atas ketidaknyamanan kepada semua pihak yang masuk Kota Padang saat pemberlakuan PSBB. (Syawaldi)

PADANG – Dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) banyak masyarakat terutama dari luar Kota Padang, merasa tak nyaman ketika mau masuk Kota Padang.

Sebab, petugas-petugas di posko perbatasan menjalani aturan yang telah ditetapkan ketika akan masuk Padang.

“Oleh sebab itu, setelah PSBB berakhir Pemko Padang minta maaf kepada semua pihak yang merasa tak nyaman atau terganggu perjalanannya ketika masuk ke Kota Padang. Termasuk juga terhadap Ketua KPU Sumbar Amnasmen yang terlibat cekcok dengan petugas posko penjagaan
perbatasan dan membuat viral di media sosial,” kata Sekda Kota Padang, Amasrul didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Barlius, Kepala Bagian Hukum Padang, Yofi, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Amrizal Rengganis serta petugas posko yang menjabat wadan posko PSBB di Lubuk Paraku, Rita Sumarni di Balaikota Aia Pacah, Senin (15/6).

Baca Juga  Kota Tua Padang Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan 2026

Disebutkan Sekda, dirinya selaku pimpinan dan mewakili petugas posko perbatasan PSBB Kota Padang meminta maaf.

“Permintaan maaf khususnya disampaikan kepada Ketua KPU Sumbar Amnasmen. Yang bersalah dan bertanggung jawab itu bukan petugas tetapi saya selaku pimpinan. Petugas hanya melaksanakan perintah pimpinan,” ujar Sekda.