Pemkab Tanah Datar Serahkan Bantuan Ambulans untuk Tujuh Nagari

Tujuh wali nagari terima mobil ambulance. (ist)

BATUSANGKAR – Pemkab Tanah Datar menyerahkan bantuan unit ambulans untuk tujuh nagari, Rabu (28/10).

Tujuh nagari itu adalah Nagari Lubuk Jantan, Balimbing, Pasia Laweh, Paninjauan, Singgalang, Tigo Koto, dan Nagari Batu Basa.

Bupati Eka Putra menyerahkannya usai upacara peringagatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Cindua Mato Batusangkar.

Menurutnya, penyerahan ambulans ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan pelayanan masyarakat, terutama bagi warga yang tinggal di nagari dengan jarak cukup jauh dari pusat pemerintahan kabupaten maupun fasilitas pelayanan kesehatan.

Pemkab berharap keberadaan ambulans tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu warga yang sakit, mengantar pasien yang membutuhkan penanganan medis, serta menunjang berbagai kebutuhan pelayanan sosial dan kemasyarakatan di nagari.

“Dengan adanya ambulans ini, kita berharap masyarakat semakin terbantu, terutama bagi warga yang membutuhkan pertolongan medis dan tinggal jauh dari pusat kabupaten. Mudah-mudahan kendaraan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat di nagari penerima,” ujar Bupati

Dikatakan, pengadaan tujuh unit ambulans tersebut didukung melalui sumber pembiayaan yang berasal dari sebagian Transfer ke Daerah (TKD) dan APBD.

Setelah ini operasional seluruhnya menjadi bagian dari nagari, seperti bahan bakar, honorarium sopir, serta kebutuhan pemeliharaan kendaraan, menjadi tanggung jawab nagari melalui pengelolaan anggarannya.

Karena itu, kata Bupati, usulan pengadaan ambulans perlu mempertimbangkan kesiapan nagari dalam mengelola dan membiayai operasional kendaraan agar dapat digunakan secara berkelanjutan.

Diutarakan, selain mendukung pelayanan kesehatan, keberadaan ambulans di nagari juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana. Tanah Datar merupakan daerah yang memiliki potensi kerawanan bencana, sehingga kesiapan sarana transportasi untuk evakuasi dan mobilisasi warga menjadi salah satu kebutuhan penting.

Dengan tersedianya ambulans di nagari, diharapkan proses penanganan warga yang membutuhkan pertolongan dapat dilakukan lebih cepat, terutama ketika terjadi kondisi darurat atau bencana yang menghambat akses menuju fasilitas kesehatan. (ydi)