Pemkab Tanah Datar Berharap pada Pengurus LKAAM dan KAN

Bupati Eka Putra bersama pengurus LKAAM dan KAN. (ist)

 

BATUSANGKAR – Pemkab Tanah Datar berharap banyak pada LKAAM dan KAN untuk melaksanakan peran fungsinya di tengah masyarakat.

“Saat dampak perkembangan teknologi informasi dan globalisasi menjadi penyebab penurunan pemahaman nilai kehidupan beragama, adat dan berbudaya, khususnya di Tanah Datar,” kata Bupati saat pertemuan dengan pengurus LKAAM kabupaten, LKAAM Kecamatan dan ketua KAN se-Tanah Datar pada sebuah hotel di Batusangkar, Selasa (5/10).

Menurutnya, dampak itu terindikasi dengan memudar keimanan, ketaqwaan dan moral atau akhlak masyarakat sebagai ciri sumber daya manusia yang berkualitas. Berimplementasi terhadap maraknya terjadi perbuatan asusila, pelanggaran norma agama dan adat di masyarakat.

Baca Juga  Anak Panti Asuhan di Tanah Datar Ikuti Training Motivation

Ditakannya, penurunan atau pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat secara internal ataupun eksternal disebabkan berbagai faktor, diantaranya dangkalnya penghayatan agama dan adat, kurangnya perhatian orang tua, hilangnya rasa malu, terbuka akses dari dan ke dunia luar dan lainnya.

“Untuk ini langkah kebijakan atas permasalahan itu, Pemkab Tanah Datar menempatkan dalam visi daerah yaitu terwujudnya Kabupaten Tanah Datar Madani, yang Berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” ujar Eka.

Menurutnya, Pemkab menaruh perhatian besar terhadap lembaga adat, budaya dan keagamaan, dimana ini menjadi salah satu Program Unggulan (Progul) yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021 – 2026.

Baca Juga  Tanah Datar Raih TPID Award 2021

Ditambahkan, Progul itu adalah peningkatan biaya operasional KAN, LKAAM, Bundo Kanduang dan organisasi keagamaan, dimana saat ini Pemkab bersama-sama berusaha mewujudkannya. (ydi)