Tanah Datar Raih TPID Award 2021

Bupati Eka Putra raih TPID Award 2021 kategori berprestasi kabupaten/kota wilayah Sumatera. (ist)

BATUSANGKAR – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tanah Datar berhasil meraih penghargaan TPID Award 2021 kategori berprestasi kabupaten/kota wilayah Sumatera.

Penghargaan ini diumumkan saat Rakornas pengendalian inflasi tahun 2021 yang dibuka Presiden Jokowi secara virtual dari Istana Negara disaksikan Bupati Eka Putra bersama Wagub Sumbar Audy Joinaldy, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar Wahyu Purnana A dan Deputi Kepala Perwakilan Gunawan Wicaksono, Plh. Sekdakab Tanah Datar Edisusanto di aula Bank Indonesia (BI) Padang kemarin.

Atas prestasi dimikian, Wagub Audy Joenaldy menyampaikan selamat kepada bupati dan jajaran serta TPID Tanah Datar yang telah mampu menjadi terbaik di wilayah Sumatera.

“Keberhasilan TPID Tanah Datar meraih TPID Award ini merupakan pencapaian luar biasa dan menjadi kebanggaan bagi semua. Diharapkan menjadi penyemangat, motivasi ataupun contoh daerah lain untuk terus menggiatkan pengendalian inflasi di daerahnya masing-masing. Dimana, Tanah Datar juga merupakan daerah penyokong pangan utama di Sumbar,” ujarnya.

Baca Juga  Doa Masyarakat Penuhi Medsos untuk Kesembuhan Bupati Irdinansyah

Hal yang sama disampaikan Kepala Perwakilan BI Sumbar Wahyu Purnama. Menurutnya, tahun ini TPID Tanah Datar menjadi terbaik di kawasan Sumatera. Prestasi ini meningkat dari tahun lalu juara dua.

Katanya, keberhasilan itu tentunya tidak terlepas dari kepemimpinan dan dukungan pimpinan daerah serta kerjasama TPID.

“TPID Tanah Datar memang fokus dalam pengendalian inflasi pada komoditas bawang dan cabai sehingga berhasil raih penghargaan ini. Semoga ke depan prestasi ini dapat dipertahankan, tentunya dengan program inovasi ”, katanya.

Baca Juga  Bupati Susuri Pembangunan Jalan Lingkar Pagu-Pagu Hingga Pangkirai di Pandai Sikek

Sementara, Bupati Eka Putra menyatakan terimakasih atas dukungan semua pihak dan TPID atas kerja keras dalam pengendalian inflasi.

“Prestasi ini bukan hanya milik Pemkab, namun juga masyarakat Tanah Datar, semoga inflasi semakin bisa dikendalikan sehingga ekonomi bisa meningkat dan semakin baik,” ujarnya.

Sedangkan, Kabag Perekonomian dan SDA Masni Yuletri menambahkan pengendalian inflasi daerah ini dilakukan program Bangcerah, yakni singkatan Pengembangan Komoditi Cabai dan Bawang Merah dalam upaya memenuhi dua komoditi ini untuk tetap tersedia di tengah masyarakat sehingga inflasi tetap bisa dikendalikan.

Kemudian, aspek hasil merupakan pelaksanaan program unggulan dalam rangka pengendalian inflasi mencerminkan 4K dapat dilihat dari Keterjangkauan harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif. (ydi)