Agam  

Pascabencana, Infrastruktur Nagari Paninjuan Mulai Dibangun, Jalan 550 Meter Diaspal

Pascabencana, Infrastruktur Nagari Paninjuan Mulai Dibangun, Jalan 550 Meter Diaspal
AGAM – Pemulihan infrastruktur pascabencana alam yang melanda Kabupaten Agam pada akhir 2025 mulai menunjukkan perkembangan di Nagari Paninjuan, Kecamatan Tanjung Raya. Sejumlah pembangunan dan perbaikan fasilitas umum kini tengah dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mengembalikan aktivitas masyarakat dan mendorong pemulihan ekonomi warga.
Wali Nagari Paninjuan, Rusdi, S.Kons., M.M.Pd., mengatakan, sejumlah infrastruktur yang terdampak bencana mulai mendapatkan perhatian melalui program renovasi dan pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Agam.
“Tahun ini, Nagari Paninjuan mendapatkan program renovasi dari Pemerintah Kabupaten Agam. Kegiatannya meliputi pembangunan dam di pinggir jalan, pengecoran bahu jalan, serta pengaspalan jalan sepanjang 550 meter, mulai dari Simpang Rambai menuju Koto Tinggi,” ujar Rusdi saat ditemui di kediamannya, Sabtu (18/10/2026).
Menurutnya, saat ini pekerjaan fisik tengah dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana PT Jira Jaya Persada. Ia berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal sebelum akhir 2026.
Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki akses transportasi yang terdampak bencana, tetapi juga memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas perdagangan warga.
Meski demikian, Rusdi menyebutkan masih terdapat sejumlah kebutuhan infrastruktur yang perlu mendapat perhatian pemerintah, salah satunya perbaikan Jalan Pauah.
Jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat menuju Pasar Rabaa sekaligus menjadi jalur penghubung pada koridor Lubuk Basung–Bukittinggi.
“Jalan Pauah merupakan jalur utama masyarakat menuju Pasar Rabaa dan menjadi akses penghubung strategis Lubuk Basung–Bukittinggi. Kami berharap jalan tersebut juga segera mendapatkan perbaikan agar aktivitas masyarakat dan perekonomian warga semakin lancar,” ungkapnya.
Rusdi berharap perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di Nagari Paninjuan dapat terus berlanjut sehingga proses pemulihan pascabencana berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Mursyidi)