Padang  

Menjadikan Masjid Raya Sumbar, Ikon Wajib Kunjung Wisatawan Dunia

Keunikan lainnya, Masjid Raya Sumatera Barat di desain untuk hemat energi, sehingga dijuluki juga masjid dengan seribu pintu angin. Dinding-dinding masjid semuanya bisa dimasuki angin, sehingga menjamin kenyamanan beribadah di dalamnya.

Pemandangan ke arah Barat bisa mendapatkan foto dengan latar belakang laut, sedangkan pemandangan ke Timur, Utara, dan Selatan, dapat latar Bukit Barisan yang memberikan semburat warna biru.

Sebagai tujuan wisata rombongan dalam jumlah besar, Masjid Raya Sumatera Barat didukung oleh 27 hotel yang posisinya sangat dekat. Di arah Timur, Barat, Utara, maupun Selatan tersedia pilihan hotel yang sesuai isi kantong.

Masjid Raya Sumatera Barat, juga berdekatan dengan ikon wisata Kota Padang lainnya. Ada Pantai Padang, Batu Malin Kundang, Tugu Merpati Perdamaian, Museum Adityawarman, kantor ibukota provinsi dan DPRD Sumbar berupa Rumah Gadang, jembatan Siti Nurbaya, Bukik Padang, dan objek wisata kuliner yang memuaskan selera.

Selain itu, dari Padang juga bisa menjangkau lokasi wisata lainnya yang ada di Sumbar. Hanya sekitar dua jam dari Padang, wisatawan sudah bisa sampai ke Pesisir Selatan yang menawarkan objek wisata Kawasan Mandeh, Pantai carocok, Jembatan Akar, dan lainnya.

Ke arah Utara, bisa menjangkau Lembah Anai, Pantai Gandoriah Pariaman, Bukittinggi dengan Jam Gadangnya, Lubang Japang, dan objek pendukung lainnya di Kabupaten berdekatan.

Sementara ke Arah Selatan merupakan jalur menuju Solok Selatan dengan gelar Nagari Saribu Gonjong. Nah kurang apalagi, semuanya akan bermula dari kunjungan ke Masjid Raya Sumatera Barat.

Seiring dengan makin cantiknya taman dan dibenahinya pagar dan trotoar, tentu akan makin membuat Masjid Raya Sumatera Barat lebih mentereng. Saat ini tumbuh-tumbuhan yang ditanam belum melihatkan pesonanya secara penuh.

Sangat disayangkan karena pada sisi Selatan masjid, pohon yang ditanam hanya berfungsi sebagai penghijauan. Andai disamakan pohonnya dengan sisi Timur dengan pohon Tabebuya, tentu ceritanya jadi lain.

Pohon Tabebuya sendiri memiliki bunga berwarna putih, pink muda, kuning, kuning ke-orange-an, magenta, pink tua, dan ada juga yang merah. Jika di masa datang pada sisi Timur ditanam Tabebuya warna kuning, di Utara dengan warna pink, sisi Barat dengan warna putih, dan terakhir sisi Selatan dengan warna merah atau lainnya, tentu akan membuat daya tarik Masjid Raya Sumatera Barat lebih spektakuler lagi. Saat ini, baru sisi Timur saja yang ditanam beberapa pohon Tabebuya.

Menjelang Tabebuya berbunga, promosi wisata sudah dilakukan, sehingga wisatawan mendapat foto indah saat berkunjung ke Masjid Raya Sumatera Barat. Tentu belum terlambat, untuk mengganti pohon-pohon yang tak memiliki bunga, dengan pohon Tabebuya.