Padang  

Kondisi Kesehatan Pengungsi Kritis: Ketua Komisi IV DPRD Padang Minta Dinkes dan PDAM Intensifkan Bantuan Darurat

PADANG – Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Buya Iskandar, menyatakan keprihatinan mendalam terkait munculnya kasus penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan dehidrasi yang menyerang para korban di lokasi pengungsian. Kondisi ini menjadi perhatian serius, mengingat akses dan sarana di tempat pengungsian yang serba terbatas.

Melalui keterangan tertulis pada Jumat malam (12/12), Buya Iskandar menegaskan, “Tentu ini suatu yang sangat memprihatinkan kita semua”. Pernyataan ini sekaligus menjadi penekanan bahwa masalah kesehatan pengungsi harus menjadi prioritas utama bagi seluruh pihak terkait di Kota Padang.

Meskipun demikian, Buya Iskandar mengharapkan upaya maksimal dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang, khususnya dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan juga PDAM sebagai penyedia air bersih, harus terus dilakukan. Ketersediaan air bersih menjadi faktor kunci untuk menekan kasus dehidrasi dan menjaga sanitasi di area pengungsian.

Baca Juga  Ketua DPRD Padang Serahkan Bantuan Tunai Untuk 9 Keluarga Korban Banjir di Batang Kabung

Disampaikan pula bahwa hidup di tempat pengungsian dengan serba keterbatasan sarana kehidupan memang sangat rentan memicu penyakit. Kondisi kurang istirahat yang dialami pengungsi turut menurunkan tingkat imunitas tubuh, membuat mereka mudah terserang virus seperti yang menyebabkan ISPA dan dehidrasi.

Dalam kondisi darurat ini, Buya Iskandar mengimbau Dinas Kesehatan Kota Padang untuk bekerja lebih keras. Penegasan ini diwujudkan dalam perintah untuk segera menurunkan tenaga medis dan memastikan ketersediaan obat-obatan yang cukup di lokasi pengungsian setiap hari.

Tujuan utama dari peningkatan intensitas layanan medis adalah untuk memastikan bahwa warga yang terjangkit ISPA dan dehidrasi cepat mendapat pertolongan yang memadai. Kehadiran tenaga medis secara konsisten di tengah-tengah para pengungsi juga diharapkan dapat menciptakan rasa tenang di tengah situasi darurat.

Baca Juga  Pemko Padang dan DPRD Gelar Paripurna Penutupan Masa Sidang I Dan Pembukaan Masa Sidang II

Di akhir pernyataannya, Buya Iskandar menyampaikan pesan solidaritas kepada seluruh saudara yang terdampak musibah. Ia berharap agar para korban tetap kuat dan bersabar, sambil meyakinkan bahwa mereka tidak sendirian dan DPRD Padang adalah bagian dari saudara mereka.

Menutup keterangannya, Buya Iskandar menyampaikan doa, “Semoga Allah memberikan kita kekuatan lahir batin untuk dapat melalui masa-masa sulit ini bersama sama, aamiin”. Harapan besar kini tertuju pada sinergi Pemko Padang dan seluruh relawan dalam menekan laju penyakit serta mempercepat pemulihan di lokasi pengungsian. (*)