PADANG — Dukungan berkelanjutan yang diberikan PT Semen Padang terhadap pembangunan infrastruktur di Kelurahan Limau Manis menuai apresiasi luas dari tokoh masyarakat setempat. Langkah perusahaan yang secara konsisten membantu penyediaan material semen dinilai sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kemajuan nagari. Sinergi ini dianggap sebagai model kolaborasi ideal antara dunia usaha dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan daerah.
Ketua Forum Anak Nagari (FAN) Limau Manis, Eka Putra Kurniadi, menyatakan bahwa PT Semen Padang telah menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam merespons kebutuhan warga. Bantuan 3.000 zak semen untuk jalan Puncak Labuang adalah salah satu bukti nyata dari sekian banyak kontribusi perusahaan. Menurutnya, tanpa dukungan material yang masif, pembangunan jalan sepanjang dua kilometer tersebut akan sulit terealisasi.
“Kami sangat mengapresiasi kontribusi PT Semen Padang yang selalu hadir di tengah masyarakat Limau Manis. Bantuan semen ini memicu semangat gotong royong warga untuk membangun kampung halaman,” kata Eka. Ia menilai, kehadiran perusahaan di tengah masyarakat tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang memahami kesulitan yang dihadapi para petani di perbukitan.
Eka juga menyoroti bahwa bantuan perusahaan tidak hanya terfokus pada satu titik di Puncak Labuang saja. Di wilayah Limau Manis Selatan, PT Semen Padang juga telah mendukung pengecoran Jalan Bantcah yang memiliki panjang lebih dari tiga kilometer. Dukungan tersebut mencerminkan pemerataan bantuan yang dirasakan manfaatnya oleh ribuan jiwa di kawasan Kecamatan Pauh tersebut.
Pengecoran jalan ini dianggap sangat krusial mengingat Limau Manis merupakan salah satu daerah penyangga pangan di Kota Padang dengan hasil perkebunan yang melimpah. Dengan akses jalan yang representatif, biaya logistik petani dapat ditekan dan harga jual hasil bumi di tingkat petani diharapkan bisa lebih bersaing. Hal ini menjadi kunci utama dalam pengentasan kemiskinan di tingkat nagari.
Menurut Eka, semangat gotong royong yang menjadi ciri khas warga Limau Manis tetap terjaga berkat adanya kepastian dukungan dari pihak perusahaan. Masyarakat menyediakan tenaga dan waktu secara sukarela setiap akhir pekan karena mereka tahu bahwa material yang dibutuhkan telah tersedia. Kolaborasi ini memperkuat ikatan sosial antarwarga sekaligus meningkatkan rasa kepemilikan terhadap fasilitas publik yang dibangun.
Apresiasi ini juga mencakup dukungan perusahaan terhadap fasilitas sosial dan pariwisata yang mulai tumbuh di sekitar jalur Puncak Labuang. Eka berharap kerja sama yang harmonis ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang, terutama dalam pemberdayaan pemuda dan sektor ekonomi kreatif. Nagari Limau Manis diharapkan mampu mandiri secara ekonomi melalui optimalisasi potensi lahan yang aksesnya kini sudah terbuka.
Sebagai penutup, Ketua FAN Limau Manis mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan merawat jalan beton yang telah dibangun bersama tersebut. Infrastruktur yang baik adalah aset berharga nagari yang harus dijaga keberlangsungannya demi anak cucu di masa depan. Eka meyakini bahwa dengan infrastruktur yang kuat, Nagari Limau Manis akan tumbuh menjadi kawasan yang lebih maju dan sejahtera. (*)












