SIJUNJUNG – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi jajaran Kepolisian Republik Indonesia untuk memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Momen ini juga dimaknai sebagai ajang refleksi, evaluasi, serta penguatan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan melalui amanat Presiden Republik Indonesia yang dibacakan Kapolres Sijunjung, AKBP Willian Harbensyah, saat memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Sijunjung, Rabu (1/7).
Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi semangat baru bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus mengabdi tanpa henti, bekerja dengan tulus, menjunjung tinggi supremasi hukum, serta senantiasa hadir memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Sijunjung, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, organisasi kemasyarakatan (Ormas), serta sejumlah tokoh masyarakat. Seluruh jajaran Polres Sijunjung juga mengikuti upacara tersebut.
Usai upacara, Kapolres menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah personel yang berprestasi dalam menjalankan tugas. Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah mitra Polri, di antaranya Ketua LKAAM Kabupaten Sijunjung dan Ketua PWI Kabupaten Sijunjung, Husnal Petra.
“Penghargaan ini kami berikan karena keberadaan organisasi ini sangat membantu tugas Polri dalam menjaga harkamtibmas,” ujar AKBP Willian Harbensyah.
Kapolres berharap, sejalan dengan amanat Presiden, Polri di usia ke-80 semakin profesional, modern, dan terpercaya. Menurutnya, tantangan tugas ke depan akan semakin kompleks, mulai dari menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum secara berkeadilan, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, hingga mendukung berbagai program strategis pemerintah menuju Indonesia yang maju dan sejahtera.
Di hadapan peserta upacara, ia juga mengajak seluruh personel Polres Sijunjung untuk terus meningkatkan integritas, disiplin, dan etika dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Jadilah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis, responsif, serta mampu membangun kepercayaan publik melalui tindakan nyata,” pesannya. (sl)












